Ubah Motor Jadul Jadi Motor Listrik, Tidak Bisa Pakai Asal Dinamo

Kompas.com - 17/11/2020, 14:21 WIB
Kompetisi digital modifikasi motor listrik ICEC yang digagas oleh IIMS Dok. IIMSKompetisi digital modifikasi motor listrik ICEC yang digagas oleh IIMS
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan peraturan mengenai regulasi konversi sepeda motor bermesin bensin menjadi tenaga listrik.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai.

Baca juga: Regulasi Konversi Motor Tua ke Listrik Keluar, Tak Bisa Asal Bengkel

Kompetisi digital modifikasi motor listrik ICEC yang digagas oleh IIMSDok. IIMS Kompetisi digital modifikasi motor listrik ICEC yang digagas oleh IIMS

Lewat regulasi ini, maka pemilik motor jadul bisa mengonversi atau mengubah mesin bensin yang sudah berusia lawas menjadi motor listrik berbasis baterai, yakni teknologi baru.

Secara garis besar peraturan ini membahas tiga hal, yakni soal sertifikasi bengkel dan mekanik, serta uji tipe motor yang sudah dimodifikasi atau diubah bertenaga listrik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menilik pada Pasal 12 ayat 4 huruf c, regulasi ini turut membagi tiga klasifikasi soal besaran daya motor listrik atau dinamo yang dibolehkan dipakai di motor listrik hasil konversi.

Vespa ListrikKOMPAS.com/Gilang Vespa Listrik

Artinya motor jadul yang akan dikonversi tidak bisa sembarangan memakai motor listrik. Besaran dayanya sudah diatur regulasi dan disesuaikan dengan kapasitas mesin bensin yang dipakai sebelumnya.

Baca juga: Komunitas: Regulasi Konversi Motor Listrik Bagai Pedang Bermata Dua

Rinciannya seperti ini, motor dengan isi silinder sampai dengan 110cc paling besar hanya boleh memakai motor listrik atau dinamo sebesar 2 kW (dua kilo Watt).

Kemudian motor dengan isi silinder lebih dari 110cc sampai dengan 150cc maksimal memakai dinamo berkekuatan 3 kW. Sedangkan untuk mesin 150 cc sampai dengan 200cc paling tinggi 4 kW.

Isi Pasal 12 Ayat 4 yang membatasi besaran daya motor listrik:

Daya motor listrik paling tinggi sesuai dengan klasifikasi sebagai berikut:

1. Sepeda Motor dengan isi silinder sampai dengan 110 cc (seratus sepuluh sentimeter kubik), daya Motor Listrik Konversi paling tinggi 2 kW (dua kilo Watt);

2. Sepeda Motor dengan isi silinder lebih dari 110 cc (seratus sepuluh sentimeter kubik) sampai dengan 150 cc (seratus lima puluh centimeter kubik), daya Motor Listrik Konversi paling tinggi 3 kW (tiga kilo Watt); dan

3. Sepeda Motor dengan isi silinder lebih dari 150 cc (seratus lima puluh sentimeter kubik) sampai dengan 200 cc (dua ratus sentimeter kubik), daya Motor Listrik Konversi paling tinggi 4 kW (empat kilo Watt).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.