Hari Ini Underpass Senen Extension Mulai Diuji Coba, Berikut Arus Lalu Lintasnya

Kompas.com - 09/11/2020, 17:22 WIB
Sejumlah pengendara kendaraan melintas di samping proyek pembangunan Underpass Senen Extension di kawasan Senen, Jakarta, Minggu (3/5/2020). Meski dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, proyek yang menelan anggaran mencapai Rp 121,1 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2020 ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSejumlah pengendara kendaraan melintas di samping proyek pembangunan Underpass Senen Extension di kawasan Senen, Jakarta, Minggu (3/5/2020). Meski dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, proyek yang menelan anggaran mencapai Rp 121,1 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2020 ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melakukan uji coba Underpass Senen Extension, Jakarta Pusat, selama dua hari mulai Senin (9/11/2020).

Pelaksanaan uji coba tersebut dilakukan di Jalan Letjend Suprapto atau Cempaka Putih Jakarta Pusat pukul 08.00-10.00 WIB dan 16.00-19.00 WIB. Diharapkan, arus lalu lintas bisa terurai.

"Pemberlakuannya situasional. Kami menerjunkan beberapa petugas, kalau dari Satlantas Jakarta Pusat ada enam orang kemudian empat orang dari Dinas Perhubungan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Kementerian ESDM Tetapkan 3 Tipe Colokan Mobil Listrik di SPKLU

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Underpass Senen Extension di kawasan Senen, Jakarta, Minggu (3/5/2020). Meski dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, proyek yang menelan anggaran mencapai Rp 121,1 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2020 ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Underpass Senen Extension di kawasan Senen, Jakarta, Minggu (3/5/2020). Meski dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, proyek yang menelan anggaran mencapai Rp 121,1 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2020 ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Dengan adanya underpass ini pengendara dari Jalan Letjend Suprapto bisa tembus langsung ke Jalan Senen Raya, tanpa harus melalui lampu merah di persimpangan Senen.

Diharapkan Underpass Senen Extension ini dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut sebesar 30-40 persen dari lalu lintas normal.

"Teknisnya dari dinas terkait. Dia ada alat khusus untuk ngukur ketahanan jalan. Nanti sudah cukup datanya, ya dianalisis apa yang kurang, apa yang perlu diperbaiki," ujar Lilik.

Baca juga: Thailand Susun Rencana Jadi Pusat Mobil Listrik di ASEAN

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan pihaknya telah memasang rambu-rambu, marka jalan, dan hal lain yang dianggap perlu untuk mempermudah pengguna jalan.

"Setelah dilakukan uji coba selama dua hari ini, underpass yang telah selesai dibangun akan ditutup kembali untuk dilakukan tindakan-tindakan perbaikan," kata dia.

Adapun pengerjaan underpass yang sudah dimulai sejak 1 Januari 2020 itu saat ini proses pengerjaannya telah mencapai 95 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X