Penjualan Motor Mulai Tumbuh di Kuartal III, Ekspor Menurun

Kompas.com - 02/11/2020, 18:01 WIB
Produksi Yamaha Mio di pabrik Yamaha Karawang. KompasOtomotif-Donny AprilianandaProduksi Yamaha Mio di pabrik Yamaha Karawang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan kendaraan roda dua selama September 2020 kembali mengalami peningkatan sejak mencapai titik terendah pada kuartal II.

Penjualan di pasar domestik pada periode tersebut mencapai 380.713 unit, naik 20 persen dari pencapaian bulan sebelumnya yang menyentuh angka 317.107 unit.

Sementara kegiatan ekspor sedikit mengalami penurunan dari 74.233 unit menjadi 70.981 month to month.

Baca juga: Ingat, Operasi Zebra 2020 Masih Berlangsung hingga Akhir Pekan

Presiden Jokowi mampir ke stan pameran motor-motor custom, dua di antaranya Chopper Jokowi dan milik putra  Gibran Rakabuming Raka. KOMPAS.com/Aditya Maulana Presiden Jokowi mampir ke stan pameran motor-motor custom, dua di antaranya Chopper Jokowi dan milik putra Gibran Rakabuming Raka.

Meski demikian, angka penjualan tersebut belum pulih sepenuhnya dibanding tahun lalu yang mampu mencapai angka 569.493 unit. Adapun secara kumulatif, masih melemah 41 persen dari Januari-September 2019.

Saat itu, memang penjualan motor mengalami kontraksi imbas tahun politik dimana sebagian konsumen memilih untuk menahan pembelian. Tapi, agen pemegang merek masih bisa mencapai total penjualan sebesar 4.919.651 unit.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun ini sedikit berbeda. Adanya pandemi Covid-19 membuat berbagai aktivitas harus dibatasi bahkan dihentikan sementara, tak terkecuali pabrik dan diler. Sementara seluruh pameran ditangguhkan, sehingga dalam sembilan bulan total penjualan hanya bisa mencapai 2.876.514 unit.

Pada kondisi ekspor, memang ada sedikit pelemahan. Tapi sejatinya realisasi di September 2020 sudah relatif membaik dibanding periode Maret-Juli 2020 yang rata-rata hanya berhenti di angka 50.000 unit.

Baca juga: Simak, Perbedaan Aerox 155 Connected ABS dengan Aerox 155 VVA

Ekspor motor Honda di kuartal pertama 2018 melonjak.ISTIMEWA Ekspor motor Honda di kuartal pertama 2018 melonjak.

Terkait segmen motor terlaris, ditempati oleh skuter matik (skutik) dengan kontribusi mencapai 88,4 persen di pasar domestik dan 76,1 persen pada ekspor.

Motor bebek (underbone) dan sport kerap bersaing ketat dengan kontribusi 5,8 persen serta 5,7 persen di pasar domestik. Volumenya, bebek 141.789 unit sedangkan sport 144.042 unit.

Di pasar ekspor hal tersebut tak jauh berbeda, hanya saja motor sport lebih laris dengan angka penjualan 36.757 unit (13 persen). Sedangkan motor bebek 30.624 unit atau 10,8 persen dari total ekspor Januari-September 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X