Libur Panjang, Lebih dari Setengah Juta Kendaraan Keluar Jakarta

Kompas.com - 01/11/2020, 07:02 WIB
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019). ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARPetugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 655.365 kendaraan tercatat pergi meninggalkan Jakarta pada periode empat hari (27-30/10/2020) libur panjang perayaan Maulid Nabi.

Menurut PT Jasa Marga (Persero) Tbk, jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari beberapa Gerbang Tol Utama.

Mulai dari GT Cikampek Utama dan Kalihurip Utama untuk laju kendaraan ke arah Timur, Cikupa bagi kendaraan ke arah Barat dan Ciawi untuk arah Selatan.

"Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta itu naik 28,3 persen bila dibandingkan arus lalu lintas normal," ucap Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Jasa Marga Imbau Masyarakat Tak Kembali ke Jakarta Besok, Ini Alasannya

Sementar untuk distribusi arus lalu lintas sendiri, masih didominai kendaraan yang mengarah ke Timur dengan 49,19 persen. Arah Barat 28,03 persen, serta sisanya, sebanyak 22,78 persen ke Selatan.

Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.Yulius Satria Wijaya Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Untuk arah timur dari GT Kalihurip Utama 1 sebanyak 145.649 kendaran, naik 32,6 persen dari normal. Sedangkan GT Cikampek Utama 1, sebesar 176.736 kendaraan, naik 55,4 persen dari biasanya.

Bila ditotal keseluruhan, jumlah kendaraan yang pergi meninggalkan Jakarta ke arah Timur mencapai 322.285 kendaran. Angka tersebut naik 44,2 persen dari kondisi normal.

Baca juga: Dalam Waktu Dekat Tol Layang Jakarta-Cikampek Segera Bertarif

Sementara arah Barat via Tol Tangerang- Merak menuju Cikupa sebanyak 183.676 kendaraan. Untuk arah Selatan atau lokal via Jagorawi ke Ciawi mengalami kenaikan 20,0 persen dengan jumlah 149.309 kendaraan.

Jasa Marga mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal.Jasa Marga Jasa Marga mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal.

"Sesuai dengan prediksi Jasa Marga, puncak arus kendaraan meninggalkan Jakarta terjadi pada hari Rabu (28/10/2002). Jumlah lalu lintas yang meninggalkan Jakarta mencapai 192.754 kendaraan, naik 56,93 persen dari lalu lintas normal," ucap Heru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X