Modifikasi Motorhome, Pertimbangkan Tiga Mode Kabin Ini

Kompas.com - 22/10/2020, 17:31 WIB
eksterior hiace motor home Kompas.com/Fathan Radityasanieksterior hiace motor home

JAKARTA, KOMPAS.comMotorhome merupakan kendaraan yang bisa digunakan untuk piknik sekaligus beristirahat di kabinnya. Basis dari motorhome yang ada di Indonesia, biasanya dari kendaraan biasa, kemudian diubah bagian kabinnya.

Mobil yang biasa menjadi basis motorhome misalnya Toyota HiAce, VW Transporter, bahkan Daihatsu Granmax. Ubahan di kabin pun cukup banyak, sehingga bisa dipakai untuk bepergian serta beristirahat.

Di Indonesia, jika ingin mengubah mobil biasa menjadi motorhome, bisa dengan mendatangi bengkel atau karoseri. Salah satu bengkel modifikasi yang menerima pembuatan motorhome yaitu Baze Luxury Bus Design di Bogor.

Baca juga: Digemari Konsumen Fleet, Suzuki Klaim Wagon R Makin Subur

interior motor home baze karoseriKompas.com/Fathan Radityasani interior motor home baze karoseri

Pemilik dari Baze Luxury Bus Design, Bari Setiadi mengatakan, dalam membuat motorhome, memiliki seni tersendiri. Desain dari motorhome harus bisa memenuhi tiga macam mode, yaitu driving mode, leisure mode dan sleeping mode.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Driving mode, penumpang harus menghadap ke depan dan paling penting, semua kursi yang diduduki harus dilengkapi safety belt dan beberapa kompartemen dilengkapi dengan kunci,” ucap Bari dalam acara Zoompervan Goes To Indonesia Campervan Festival, Rabu (21/10/2020).

Inti dari driving mode, harus dipikirkan apabila suatu saat kendaraan mengerem mendadak, melewati lubang atau guncangan. Jangan sampai barang-barang yang ada di kabin keluar dan malah membahayakan penumpang.

Baca juga: Stoner Sedih Melihat Penampilan Rossi Saat Ini

Penyewaan campervaninstagram/jogjacampervan Penyewaan campervan

“Kedua yaitu leisure mode, digunakan apabila sudah sampai di tempat yang dituju dan mulai aktivitas tapi belum beristirahat atau tidur. Pada mode ini biasanya perlu susunan tempat duduk yang saling berhadapan,” kata Bari.

Kemudian ruang di kabin juga lebih luas karena beberapa bagian di kabin sudah dikeluarkan. Selain itu juga bisa menggunakan genset untuk menyuplai listrik yang menyalakan lampu sehingga tidak bikin aki mobil tekor.

“Terakhir yitu sleeping mode, tentunya ada kursi yang sudah dibuat ranjang, tentunya harus dibuat nyaman sesuai kapasitas yang kita desain. Jangan lupa juga harus ada privasi,” kata dia.

Penyewaan campervaninstagram/jogjacampervan Penyewaan campervan

Harus ada tirai yang bisa menutup semua kaca agar tidak ada orang yang bisa melihat ke kabin. Bari menambahkan, perlu adanya pemasangan AC tambahan yang ditenagai genset untuk menunjang kenyamanan saat beristirahat di dalam kendaraan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.