Gagal Cetak Rekor di MotoGP Perancis 2020, Quartararo Masih Lega

Kompas.com - 12/10/2020, 18:17 WIB
Fabio Quartararo saat balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLAROFabio Quartararo saat balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)
|

LE MANS, KOMPAS.com - Fabio Quartararo masih bisa bersyukur meski tidak bisa mencetak sejarah pada laga kandang yang diselenggarakan di Sirkuit Le Mans, Perancis, Minggu (11/10/2020).

Pasalnya, pebalap Petronas Yamaha SRT tersebut tidak mampu mempertahankan posisinya di posisi pertama sejak putaran perdana. Ia terpaksa melorot ke posisi keempat setelah disalip tiga pebalap Ducati.

Hingga laga berlangsung, Quartararo hanya berhasil finis di posisi sembilan. Posisinya berada di depan Maverick Vinales dan Joan Mir selaku pesaing terkuat dalam klasemen musim ini.

Baca juga: Hasil MotoGP Perancis 2020, Petrucci Juara, Marquez Menggila

Ilustrasi MotoGP AustraliaRobert Cianflone / Getty Images Ilustrasi MotoGP Australia

"Sasaran kami tidak hanya podium, tetapi merebut juara dunia. Perebutan posisi ke-9 dengan Joan seperti perebutan kemenangan dan saya puas hasilnya," ujar dia dilansir Crash.net, Senin (12/10/2020).

Quartararo mengaku bahwa ia sempat melakukan kalkulasi jumlah poin di klasemen sembari mengamati di mana posisi Andrea Dovizioso selama balapan berlangsung.

Ia pun tak menampik sempat khawatir jika Mir melaju di depannya mengingat selisih poin mereka berdua hanya terpaut tipis yakni 10 poin.

"Saya pikir ini pertama kalinya dalam perlombaan saya memikirkan tentang juara. Saat Joan menyalip, saya bilang 'tidak mungkin'. Saya tidak mau keluar balapan tanpa mencoba sesuatu," ucap Quartararo.

"Saya pun mengerem dengan keras di tikungan 9 dan menyalipnya. Mendorong Joan melebar, tapi saya juga ikut melebar sedikit," lanjut dia.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Masih Teratas Ditemani Joan Mir

Pada kesempatan yang sama, Quartararo pun cukup lega bahwa Dovizioso hanya finis di posisi keempat usai dikalahkan Alex Marquez dan Pol Espargaro.

"Jujur saja, saat saya melintas di garis finis saya senang berada di depan Joan. Tapi ketika melihat layar dan ada rider 'merah' di posisi pertama, saya sempat khawatir karena Dovi semakin dekat," katanya.

"Tapi saat saya liaht lagi ternyata itu Danilo Petrucci. Saya lega sekaligus senang masih bisa memimpin klasemen," pungkas Quartararo.

Usai MotoGP Perancis 2020, Quartararo memimpin papan klasemen dengan perolehan 115 poin. Sementara Joan Mir dari tim Suzuki Ecstar tepat berada di bawahnya dengan 105 poin, dilanjutkan Dovi 97 poin.



Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X