Kompas.com - 05/10/2020, 11:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mobil bekas individu, masyarakat juga bisa memilih mobil bekas taksi. Dengan harga yang cukup kompetitif, mobil tersebut cukup banyak diminati.

Banyak anggapan yang beredar bahwa mobil bekas taksi adalah "mobil capek". Sebab, sudah menempuh jarak yang jauh setiap harinya.

Baca juga: MPV Bekas Taksi, Alphard Hanya Rp 200 Jutaan

Untuk itu, disarankan sebelum membeli, konsumen harus pintar-pintar dalam memilih. Agar tidak menyesal di kemudian hari.

Toyota Limo bekas Taksi yang dijual di pool Bluebird Mampang, Jakarta SelatanStanly-Kompas.com Toyota Limo bekas Taksi yang dijual di pool Bluebird Mampang, Jakarta Selatan

Hery Sugiarto, General Manager Used Car Division Blue Bird, mengatakan, ada beberapa bagian yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil bekas taksi.

"Paling utama kaki-kaki, setelah itu mesin silakan dicek lagi. Komponen yang harus dilihat banyak seperti AC dan sistem kelistrikannya juga," ujar Hery, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Harga Sedan Mewah Bekas Taksi, Camry dan Mercy Cuma Rp 100 Jutaan

Jika kurang paham dan percaya, hery menyarankan agar mengajak rekan mekanik kepercayaan untuk membantu pengecekan mobil.

"Kami tidak keberatan, silakan kalau mau bawa mekanik. Kami cukup yakin produk yang kami juga itu barang bagus, tapi namanya bekas pakai pasti ada saja kendalanya," kata Hery.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.