Alasan Kenapa Persimpangan Jalan Rawan Kecelakaan

Kompas.com - 30/09/2020, 15:12 WIB
Kondisi lokasi terjadinya kecelakaan beruntun di perempatan jalan  Ciputat Raya, Jakarta Selatan. lampu lalulintas tidak berfungsi dengan baik, Jumat (18/7/2019) Kompas.com - Walda MarisonKondisi lokasi terjadinya kecelakaan beruntun di perempatan jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan. lampu lalulintas tidak berfungsi dengan baik, Jumat (18/7/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Persimpangan jalan merupakan salah satu lokasi yang paling banyak terjadi kecelakaan. Penyebabnya bisa berbagai macam bisa dari diri sendiri maupun orang lain.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan, sebagai pemakai jalan umum baiknya kita berhati-hati. Sebab kita tidak bisa mengharapkan hal sama ke orang lain.

Baca juga: Barang Langka, Yamaha RX King Cobra 1983 Dijual Rp 125 juta

“Pertama, pengemudi tidak melihat atau kurang waspada. Pengemudi seharusnya memaksimalkan penglihatannya agar tetap waspada dengan situasi lalu lintas yang ada di sekitarnya,” kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini.

Kepadatan lalu lintas di persimpangan Jalan Jatibaru Raya-Jalan Kebon Jati dekat Pasar Tanah Abang Blok G, Selasa (28/5/2019).KOMPAS.com/Vitorio Mantalean Kepadatan lalu lintas di persimpangan Jalan Jatibaru Raya-Jalan Kebon Jati dekat Pasar Tanah Abang Blok G, Selasa (28/5/2019).

Mengemudi adalah kegiatan yang menuntut konsentrasi. Walau sudah berusaha untuk tertib dan memberi jalan untuk orang lain, ada saja yang melanggar dan bisa membahayakan untuk diri sendiri.

“Selanjutnya yaitu kecepatan. Masih sering ditemukan pengemudi yang tancap gas ketika ingin melewati persimpangan. Berharap pengguna jalan lain untuk memberi jalan,” ucap Sony.

Sony mengatakan, kurangnya toleransi antar pengemudi di jalan membuat masih ada orang yang tidak ingin mengalah. Oleh sebab itu, ada saja pengguna jalan yang mudah tersulut emosid dan bentrok di jalan.

Persimpangan Jalan Ahmad Yani, Bekasi.Vitorio Mantalean Persimpangan Jalan Ahmad Yani, Bekasi.

“Penyebab kecelakaan selanjutnya yaitu kelelahan atau fatigue. Kelelahan bisa membuat pengemudi tidak fokus sehingga potensi kecelakaan bisa bertambah,” kata.

Pemahaman pengemudi yang kurang saat berada di persimpangan juga menjadi faktor lain yang menyebabkan kecelakaan. Ketika melewati suatu daerah, harus mengikuti rambu-rambu yang ada.

Baca juga: Jika Terjadi Kecelakaan Jangan Biasakan Menonton, Ini Alasannya

“Jangan merasa egois ketika berada di jalan, berusaha untuk berpikir positif jika memang ada kendaraan yang terburu-buru, mungkin mereka memiliki kepentingan yang mendesak,” ujar Sony.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X