Mulai Hari Ini Polisi Lakukan Uji Coba Tilang Elektronik di Depok

Kompas.com - 28/09/2020, 15:02 WIB
Kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
  *** Local Caption *** 
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAKamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerapkan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk pengendara sepeda motor di sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin dan jalur koridor 6 Trans-Jakarta Ragunan-Dukuh Atas mulai awal Februari 2020. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj. *** Local Caption ***
|

DEPOK, KOMPAS.com – Polres Metro Depok tengah menyiapkan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) di Jalan Margonda Raya. Rencananya, aturan ini berlaku untuk pengendara mobil dan motor.

“Uji coba mulai hari ini, tapi tindakan hukum berlaku mulai 1 November 2020,” ucap Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras Genda kepada Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Erwin mengatakan, nantinya tilang elektronik bakal merekam pelanggaran yang dilakukan para pengendara.

Baca juga: Hasil MotoGP GP Catalunya 2020, Quartararo Juara, Mir Menggila Lagi

 Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat 167 pengemudi sepeda motor terekam kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) pada hari pertama, Jumat (1/2).Dok Ditlantas Polda Metro Jaya via ANTARA Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat 167 pengemudi sepeda motor terekam kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) pada hari pertama, Jumat (1/2).

Pelanggaran itu mulai dari tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melewati marka jalan, tidak mematuhi rambu, sampai tidak menggunakan helm bagi pengendara motor.

Menurut dia, sistem tilang elektronik yang berlaku di Depok juga akan sama dengan sistem tilang elektronik yang sudah lebih dulu berlaku di DKI Jakarta.

Erwin menambahkan, para pelanggar yang tertangkap kamera ETLE bakal dikirimkan surat tilang sesuai dengan alamat yang tertera dalam registrasi kendaraan.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Kembali Teratas, Mir Kedua

Kamera pengawas sistem tilang elektronik di JPO depan Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kamis (17/9/2020).TRIBUN JAKARTA/ Dwi Putra Kesuma Kamera pengawas sistem tilang elektronik di JPO depan Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kamis (17/9/2020).

Oleh karena itu, ia berharap selama masa uji coba penerapan tilang elektronik, kedisiplinan para pengendara di Jalan Raya Margonda meningkat.

“Satu bulan ke depan, dari 1 sampai 31 Oktober jadi masa sosialisasi. Per 1 November, penegakan hukum sudah berlaku. Jika ada pelanggaran, surat tilang langsung dikirimkan ke alamat sesuai identitas kendaraan tersebut,” ujar Erwin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X