Sepeda Motor Mesin Bensin Bisa Legal Dimodifikasi Jadi Listrik

Kompas.com - 16/09/2020, 07:02 WIB
Motor listrik dari basis Royal Enfield Bullet 350 Rideapart.comMotor listrik dari basis Royal Enfield Bullet 350

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia sedang menyiapkan standar produk, standar kompetensi, maupun regulasi-regulasi turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019.

Perpres 55 Nomor 55 Tahun 2019 membahas perihal percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan. Salah satu cara implementasi dari Perpres ini yaitu dengan menggandeng Indonesia Modification Expo (IMX).

“Kemenperin sudah memulai rangkaian sosialisasi pengembangan kendaraan listik, utamanya sepeda motor, dengan menggandeng beberapa pihak, salah satunya IMX untuk mengonversi skuter konvensional ke motor listrik,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, pada Press Conference, Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Mobil Terbakar di SPBU, Ingat Bahaya Main Ponsel Saat Isi Bensin

Skuter Listrik Hasil Karya Katros Garage & Alitt Susanto Ini Akan Menjadi Salah Satu Giveaway di IMX 2020Foto: Istimewa Skuter Listrik Hasil Karya Katros Garage & Alitt Susanto Ini Akan Menjadi Salah Satu Giveaway di IMX 2020

Dalam kesempatan yang sama, Putu mengatakan, turunan dari Perpres akan berupa Peraturan Menteri Perindustrian terkait dengan spesifikasi kendaraan bermotor, peta jalannya dan perhitungan Tingkat Komponen Dalam negeri (TKDN).

Kemudian kedepannya juga akan ada aturan terkait pengembangan kendaraan. Putu menghargai teman-teman modifikator sudah memulai mengimplementasikan Perpres Nomor 55 Tahun 2019.

“Sehingga nanti kami juga menyiapkan sesuai arahan Menteri Perindustrian, aturan-aturan bahwa modifikasi ini legal, baik di mata pengawas aturan seperti di kepolisian,” ucap Putu.

Baca juga: Konfirmasi Esemka Soal Kemunculan SUV Garuda 1 di Permendagri

Jika peraturan terkait standar tentang kendaraan listrik dan standar kerja kompetensi nasional Indonesia (SKKNI) sudah siap, ditambah kerja sama dengan balai-balai untuk menguji kendaraan hasil modifikasi, nantinya bisa mendorong terjadinya modifikasi.

“Terutama kendaraan yang sudah tidak layak, nanti bisa dibantu dengan jasa modifikator, menjadi kendaraan listrik yang kembali layak pakai dan tentunya nyaman,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X