Patuh PSBB, Diler Suzuki Beroperasi 25 Persen, Pabrik Tetap 2 Shift

Kompas.com - 15/09/2020, 19:21 WIB
Ilustrasi perawatan berkala di bengkel Suzuki                  SISIlustrasi perawatan berkala di bengkel Suzuki
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) ketat jilid dua, sejumlah aktivitas perkantoran di Jakarta kembali dibatasi.

Namun demikian, memang prosedurnya tidak seperti saat awal yang semuanya serba ditutup, lantaran itu sejumlah diler dan bengkel masih ada yang beroperasi layaknya yang dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Direktur Pemasaran Roda Empat PT SIS Donny Saputra, menjelaskan meski jaringan dilernya di Jakarta masih beroperasi, tapi tetap mengikuti regulasi, termasuk juga untuk aktivitas perkantoran.

Baca juga: PSBB Kembali Berlaku, Suzuki Sebut Pasar Otomotif Bisa Kontraksi Lagi

"Pada prinsipnya kami mengikuti regulasi, jadi tetap beroperasi namun dengan pembatasan yang berlaku saat ini, 25 persen saja," ucap Donny kepada Kompas.com, Selasa (15/9/2020).

Sementara untuk kegiatan kantor pusat, menurut Donny juga dilakukan mentaati dengan regulasi PSBB saat ini, yakni jumlah tenaga kerjanya yang dikurangi menjadi 25 persen, dari sebelumnya 50 persen.

Ignis, walaupun harganya lebih murah dari Vitara Brezza ataupun Ertiga, dijual di diler premium Suzuki Nexa di India.Febri Ardani/KompasOtomotif Ignis, walaupun harganya lebih murah dari Vitara Brezza ataupun Ertiga, dijual di diler premium Suzuki Nexa di India.

Namun demikian, untuk pabrik yang berada di Cakung, lantaran termasuk dalam bidang strategis yang dikecualikan maka tetap menerapkan sistem kerja dua shift. Kondisi tersebut diklaim bisa mengurangi kapasitas pabrik menjadi 50 persen.

Baca juga: PSBB Ketat, Diler dan Bengkel Daihatsu di DKI Beroperasi 25 Persen

"Untuk Suzuki di Jakarta sendiri ada dua wilayah kerja, pertama kantor pusat pemasaran di Pulogadung dan pabrik di Cakung. Untuk kantor pusat 25 persen, sementara produksi tetap dua shift," ujar Donny.

Pabrik Suzuki Tambun IFoto: Istimewa Pabrik Suzuki Tambun I

Seperti diketahui, PSBB ketat kembali diterapkan mulai dari 14 hingga 25 September 2020. Keputusan ini diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI lantaran tingginya angka penyebaran Covid-19 sejak diberlakukan PSBB transisi beberapa waktu lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X