Tergerus SUV, Toyota Masih Optimistis Pasarkan Yaris Facelift

Kompas.com - 09/09/2020, 10:22 WIB
Tampak depan Toyota Yaris terbaru. TAMTampak depan Toyota Yaris terbaru.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski tren mobil hatchback mengalami penurunan, namun PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis pasarnya di Tanah Air tetap ada. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan munculnya versi penyegaran dari Yaris.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM mengatakan, dari segi tren memang ada penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tapi tidak terlalu signifikan, bahkan masih dianggap segmen yang potensial.

"Kalau ditarik mundur misalnya pada 2016, market hatchback dibandingkan total market itu komposisinya 19 persen. Jadi bisa dibilang saat itu, di luar MPV, hatchback salah satu segmen yang dominan meski saat ini tergantikan dengan SUV yang komposisinya meningkat," ucap Anton kepada wartawan dalam sesi tanya jawab virtual, Selasa (8/9/2020).

Anton mengatakan pada 2019, hatchback komposisinya 16,1 persen, turun dari 19 persen. Sementara hingga Juli 2020, dari rekap retail sales juga alami penurunan, namun diklaim tak begitu drastis, yakni 15,7 persen.

Baca juga: Toyota New Yaris Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 260 Jutaan

"Jadi bila dikatakan menurun memang betul, tapi jumlah 15-16 persen itu masih sangat signifikan," kata Anton.

Toyota Yaris mendapat pembaruan dari sisi eksterior dan fitur-fiturnya.TAM Toyota Yaris mendapat pembaruan dari sisi eksterior dan fitur-fiturnya.

Menurut Anton, bila pasar tahun lalu misalnya mencapai 1 jutaan, maka 16 persen itu masih sangat besar. Karena secara tak langsung artinya dalam satu bulan penjualan hatchback di Tanah Air lebih dari 10.000 unit.

Dengan adanya hitungan tersebut, Anton menjelaskan hatchback hingga saat ini masuk dalam tiga segmen terbesar yang berkontribusi dari sisi penjualan mobil penumpang selain SUV dan MPV.

"Kalau dibandingkan dengan sedan, hatchabck itu pasarnya jauh lebih tinggi karena sedan bisa dibilang sudah sangat minim saat ini. Karena itu, kenapa kami konsiten untuk menghadirkan hatchback, mulai dari Agya pada awal tahun dan sekarang Yaris," ujar Anton.

Baca juga: Toyota New Yaris Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 260 Jutaan

Sementara ketika ditanya soal target penjualan per bulan untuk Yaris facelifit yang kini hanya hadir dalam dua varian saja, yakni G dan TRD, Anton optimis masih bisa menyentuh angka 500-an unit.

Toyota Yaris mendapat pembaruan dari sisi eksterior dan fitur-fiturnya.TAM Toyota Yaris mendapat pembaruan dari sisi eksterior dan fitur-fiturnya.

"Sebenarnya ini tantangan, karena kami ingin arahnya ke 600 unit, tapi ini tergantung dari pasar dan kita harap market-nya bisa tumbuh. Secara potensi bisa, karena itu kita tetapkan angkanya di 500-an per bulan," kata Anton.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X