Cara Pantau Kondisi Kinerja Rem Tangan Tanpa Harus Bongkar

Kompas.com - 03/09/2020, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Handbrake atau rem tangan digunakan untuk menjaga posisi mobil agar tidak bergerak ketika parkir atau berhenti lama. Namun, banyak kasus yang tidak disadari bahwa posisi rem tangan bisa berubah, sehingga fungsi mengunci posisi mobil menjadi tidak maksimal.

Kondisi ini tentu sangat berbahaya, apalagi ketika sedang menghadapi antrean di jalan menanjak atau menurun. Guna mengantisipasi kondisi tersebut, ada baiknya pemilik mobil mengetahui kondisi rem tangan agar tetap maksimal saat digunakan.

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi menjelaskan, sebenarnya cukup mudah mengenali kondisi rem tangan, bahkan tanpa harus membongkarnya terlebih dahulu.

Baca juga: Salah Kaprah Tentang Lampu yang Kerap Dilakukan Pengemudi

Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.STANLY RAVEL-KOMPAS.com Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.

“Cara paling gampang dengan membedakan tarikkan tuas. Biasanya settingan dari pabrikan itu mulai dari lima sampai tujuh klik, kalau sudah lebih dari itu atau tarikan makin tinggi bisa langsung dicek untuk memastikan kondisi rem,” ujar Anjar saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Nissan Kenalkan Teknologi Pengereman Cerdas, Begini Cara Kerjanya

Menurut Anjar, selain karena kampas rem yang sudah menipis, biasanya yang membuat tarikan handbrake berubah disebabkan kondisi komponen kotor. Dalam kondisi tersebut, otomatis jalur kabel atau sling rem juga ikut tersumbat.

“Kalau tersumbat saat mau menurunkan tuas juga sedikit susah. Memang jarang yang perhatikan, tapi baiknya bila sudah mengalami gejala tersebut segera lakukan perawatan. Umumnya akan dicek, kemudian pembersihan, sampai menyetel ulang kembali bila memang kondisi kampas masih normal,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.