Taktik KTM agar Bisa Kencang di MotoGP 2020

Kompas.com - 31/08/2020, 07:42 WIB
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder sukses meraih juara pada MotoGP Ceko 2020 KTM Images/Polarity PhotoPebalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder sukses meraih juara pada MotoGP Ceko 2020

SPIELBERG, KOMPAS.com - KTM mulai jadi tim yang diperhitungkan pada MotoGP musim 2020. Dua kemenangan dari Brad Binder dan Miguel Oliviera, serta podium Pol Espargaro membuat nama KTM ikut terdongkrak.

Ada anggapan bahwa salah satu faktor KTM bisa bersinar lantaran tim lain yang sedang merosot. Yamaha kesulitan mesin dan rem, sedangkan Honda sedang ditinggal pebalap jagoannya, Marc Marquez.

Direktur KTM Motosport, Pit Breier, tidak ingin sesumbar karena musim ini belum berakhir. Dia tahu tidak bisa hanya mengandalkan sukses di GP Austria dan GP Styria, tetapi dia juga tidak peduli tim lain.

Baca juga: Aprilia Tuono V4 X, Jauh Lebih Beringas

Pebalap Red Bull KTm Factory Racing Brad Binder sukses meraih juara pada MotoGP Ceko 2020KTM Images/Polarity Photo Pebalap Red Bull KTm Factory Racing Brad Binder sukses meraih juara pada MotoGP Ceko 2020

"Kami tidak terlalu banyak melihat ke kiri dan ke kanan," katanya kepada Speedweek.com, dikutip pada Senin (31/8/2020).

Pit mengatakan, KTM mulai bisa kompetitif karena tim sudah mempersiapkan motor dengan sangat baik musim lalu. Tim menyelesaikan beberapa permasalahan motor dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kami telah menyelesaikan program pengembangan yang sangat intensif yang sekarang membuahkan hasil. Kami tertinggal dan harus mengejar ketinggalan secara teknis di beberapa area," katanya.

Salah satu keberhasilan itu, kata Pit, karena KTM tidak serta-merta memasukkan penemuan baru untuk dipakai di motor 2019. Sebaliknya, tim menahan diri dan lebih fokus pada perbaikan untuk motor 2020.

KTM RC16s KTM RC16s

"Kami perlahan-lahan berhasil menahan bagian pengembangan dan tidak segera memakai semua yang baru ke motor. Kami mencoba diam-diam menyiapkan motor balap baru untuk tahun 2020," katanya.

"Kami kemudian memberikannya kepada pebalap untuk pertama kalinya pada November. Itulah ritme yang Anda butuhkan. Sekarang telah terbayar bahwa kami memulai musim dengan motor yang telah selesai dan teruji," katanya.

Baca juga: Cek Ini Bila Klakson Motor Mulai Sember

Sukses KTM di awal 2020 bukannya tanpa pengorbanan. Dengan dua kemenangan dan satu podium, musim depan pabrikan asal Austria ini pun kehilangan status mereka sebagai tim konsesi.

Pebalap MotoGP Miguel OliveiraKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Pebalap MotoGP Miguel Oliveira

Sejak 2013, di MotoGP ada yang namanya tim konsesi, berlaku bagi pabrikan yang baru bergabung. Penyandang status tersebut adalah tim pabrikan yang belum pernah meraih kemenangan atau podium dalam dua tahun.

Tim konsesi diberikan beberapa keuntungan untuk membuatnya cepat bersaing atau kompetitif dengan para kompetitornya yang sudah lama bergabung di MotoGP.

Keuntungannya mulai dari jumlah mesin tiap pebalap, jumlah sesi tes, dan kesempatan wildcard. Setiap pebalap diberi jatah sembilan mesin, dan dibolehkan melakukan pengembangan saat musim berjalan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X