Cara Mengendarai Motor Listrik Berbeda dengan Motor Biasa

Kompas.com - 29/08/2020, 13:22 WIB
Motor listrik GrabBike GrabMotor listrik GrabBike

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor listrik berbeda dengan motor biasa atau motor konvensional yang menggunakan bensin sebagai sumber tenaga. Selain sumber tenaga, perbedaan lainnya adalah dari suara yang dihasilkan.

Motor listrik pada umumnya tidak mengeluarkan suara. Selain itu, tidak ada juga getaran mesin yang dihasilkan. Berbeda dengan motor biasa yang memiliki banyak pergerakan mekanis di dalam mesinnya.

Baca juga: Kemenperin Dukung Motor Listrik Anak Bangsa Tampil di Makau

Untuk itu, cara mengendarainya pun juga berbeda. Pengendara perlu melakukan beberapa penyesuaian terlebih dahulu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membonceng ajudannya mengendarai sepeda motor listrik merek U-Winfly warna merah hitam di Institut Teknologi 10 November (ITS), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/2/2020).Dok. Pemkot Surabaya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membonceng ajudannya mengendarai sepeda motor listrik merek U-Winfly warna merah hitam di Institut Teknologi 10 November (ITS), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/2/2020).

Hendrik Ferianto, Instruktur Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, tipsnya cukup sederhana, yakni berkendaralah dengan santai. Buka gas secara perlahan.

"Kita tidak tahu besaran tenaga yang dihasilkan, karena otak atau tangan bergerak tanpa sumber informasi," ujar pria yang akrab disapa Erik tersebut, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Royal Enfield Serius Kembangkan Motor Listrik, Model Masih Tanda Tanya

Erik menambahkan, tanpa informasi suara mesin atau knalpot, maka level kewaspadaan mengendarai sepeda motor listrik harus lebih tinggi.

"Biasanya, penendara itu mengandalkan visual, kinestetik, dan auditori sebagai dasar pengambil keputusan ketika sedang berkendara, apakah itu momen membuka gas, mengerem, berbelok, dan lain sebagainya," kata Erik.

Kemenperin dan NEDO memulai proyek demonstrasi efisiensi motor listrik.Istimewa Kemenperin dan NEDO memulai proyek demonstrasi efisiensi motor listrik.

Menurut Erik, saat mengendarai motor listrik, pendekatan auditori ini yang hilang. Sebab, motor listrik tidak mengeluarkan suara.

"Agar pengendara di jalan umum mengetahui keberadaan kita yang tengah mengendarai motor listrik, sebaiknya membunyikan klakson. Ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan lain," ujar Erik.

Motor listrik GrabBike dengan Viar Q1Grab Motor listrik GrabBike dengan Viar Q1

Erik mengingatkan, tidak semua pengendara selalu melihat spion. Apalagi jika tidak ada suaranya, orang lain akan sulit mendeteksi kehadiran kita.

"Jika konsumen ingin membeli motor listrik, yang harus diubah pertama kali adalah cara berkendara dan pola berpikirnya," kata Erik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X