Perlu Dipahami, Tidak Semua Kecelakaan Bisa Buat Airbag Meletus

Kompas.com - 28/08/2020, 10:22 WIB
Ilustrasi SRS Airbag IstimewaIlustrasi SRS Airbag

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain sabuk pengaman, airbag merupakan salah satu fitur keselamatan yang lazim bagi para konsumen mobil. Fitur ini berfungsi untuk mengurangi risiko cedera pengemudi dan penumpang saat terjadi tabrakan.

Namun, di beberapa kasus, ada konsumen yang mengalami kondisi airbag tidak meletus atau mengembang ketika terjadi tabrakan depan. Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, pada dasarnya tidak semua jenis tabrakan depan bisa mengaktifkan fungsi airbag.

“Ketika tidak mengembang, bisa jadi karena mobil menabrak objek yang bergerak, sehingga tekanan tersalurkan ke sensor airbag. Sebab, salah satu syarat airbag mengembang adalah ketika sensornya aktif,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Hadir di IOOF 2020 Hari Ketiga, Nissan Bocorkan Mobil Listrik untuk Pasar Indonesia

Ilustrasi kecelakaan mobil.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan mobil.

Lanjut Didi, salah satu yang membuat airbag meletus, yaitu saat mobil menabrak benda yang diam tepat di bagian depan, pada kecepatan sekitar 20-30 kpj. Selain bagian depan, airbag juga mengembang saat terjadi benturan sekitar 30 derajat pada bagian pinggir depan mobil, kanan, dan kiri.

Baca juga: 5 Komponen Motor yang Butuh Perhatian Ekstra Saat Panas Terik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saat terjadi kecelakaan di sisi depan, dengan kecepatan tertentu, airbag akan mengembang 0,03 detik, dan kemudian deflate dalam waktu 0,1 detik. Selain airbag, ada hal yang penting lagi yaitu pretensioner dan force limiter pada sabuk pengaman,” katanya.

Didi menambahkan, jika airbag tidak mengembang bisa menjadi faktor yang menguntungkan bagi pemilik mobil. Sebab, ketika airbag sudah mengembang biaya perbaikan cukup mahal.

“Satu setengah atau dua tahun lalu pernah ada kasus Avanza yang tabrakan sampai airbag keluar. Itu biaya perbaikannya sekitar Rp 24 jutaan, hanya airbag kiri kanan saja,” tutur Didi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.