Jangan Alay, Pahami Bahaya Modifikasi Lampu Belakang Motor

Kompas.com - 24/08/2020, 11:42 WIB
Lampu rem belakang Otomania/Setyo AdiLampu rem belakang

JAKARTA, KOMPAS.com - Modifikasi memang merupakan hak setiap pemilik kendaraan sepeda motor untuk mengekspresikan kegemarannya. Namun, tentu harus memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengendara lain di jalan.

Salah satu contoh modifikasialay” yang dilakukan oleh pengguna sepeda motor adalah penggunaan lampu proyektor HID untuk lampu belakang. Aksesori yang bisa digunakan untuk lampu depan ini malah digunakan pada posisi lampu rem.

Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, modifikasi seperti ini membahayakan untuk sepeda motor juga orang lain.

Baca juga: Hasil Klasemen Usai MotoGP Styria, Oliveira Geser Morbidelli

“Kalau modifikasi seperti mengubah kelistrikan bisa mempengaruhi umur aki. Kalau kebutuhan dayanya lebih besar dari lampu biasanya aki bisa tekor,” ujar Endro kepada Kompas.com.

Modifikasi alay lampu belakang dengan proyektor HIDInstagram/Pertamax7 Modifikasi alay lampu belakang dengan proyektor HID

Kebutuhan modifikasi terutama kelistrikan wajib melakukan pengecekan sebelum memutuskan untuk mengganti komponen elektronik sepeda motor. Setiap motor memiliki kebutuhan daya berbeda-beda untuk menyalakan beberapa komponen listrik.

Baca juga: Menang MotoGP Styria, Miguel Oliveira Bawa Pulang BMW M4

Kelakuan lain yang kerap dilakukan pemilik motor, adalah dengan mengganti mika lampu belakang dengan kelir bening. Alasannya, supaya lebih terang dari belakang, padahal salah besar.

Endro menjelaskan, alasan lampu belakang dibuat redup dan baru menyala saat rem dioprasikan adalah untuk keamanan pengendara di belakang. Jika lampu diganti menyilaukan akan membahayakan pengendara di belakang.

“Kemampuan bereaksi juga berkurang jika lampu menyilaukan. Itu alasan kenapa lampu belakang redup dan berwarna merah, karena memang tidak butuh penerangan lebih di area belakang dan gunanya untuk memberi peringatan pada kendaraan di belakang bahwa kita sedang memperlambat laju sepeda motor,” tuturnya.

Modifikasi baiknya juga memikirkan dampak bagi pengguna jalan lainnya. Tidak hanya mengejar tampilan semata tapi juga manfaat bagi sekitar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X