Royal Enfield Continental GT Scrambler Terkesan Motor Standar

Kompas.com - 14/08/2020, 17:22 WIB
Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed bikeexif.comRoyal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari beberapa pabrikan motor asal Eropa, Royal Enfield termasuk salah satu yang belum memiliki model scrambler. Tak heran, banyak yang membuat motor custom bergaya scrambler dari basis Royal Enfield.

Tapi, hanya sedikit yang sukses membuat scrambler dengan basis Continental GT dengan mulus hingga terasa seperti motor standar keluaran pabrikan. Apalagi, gaya sebenarnya dari motor tersebut adalah cafe racer.

Baca juga: Royal Enfield Interceptor 650 Street Tracker Jadi Etalase Berjalan

Salah satu yang menarik perhatian adalah garapan bengkel motor custom asal Thailand, yakni K-Speed. Scrambler buatannya tak kalah jika disandingkan dengan scrambler standar dari Ducati atau Triumph.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

K-Speed mampu membangun motor custom bergaya scrambler dari basis Continental GT dengan sangat rapi. Hal tersebut tentu tidak mudah, karena pengerjaan detail adalah segalanya.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

Meski gayanya berubah, dari cafe racer menjadi scrambler, tapi K-Speed sama sekali tidak memotong bagian rangka. Sehingga, mudah jika suatu saat motor tersebut ingin dikembalikan ke kondisi standar.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

Cukup banyak komponen standar yang dipertahankan. Salah satunya adalah bagian tangki bensin yang menurutnya tak ada alasan untuk mengubah desainnya.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

Buntut tawon dilepas dan diganti dengan jok model tuck-n-roll yang lebih panjang, menyesuaikan rangkanya. Meski demikian, kapasitas penumpang tetap satu orang, karena footstep belakang sudah dilepas.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

Ergonomi motor juga kena revisi, khususnya bagian depan. Setang jepit atau clip-on diganti dengan setang lebar ala motor enduro. Tapi, untuk bisa menggunakan setang tersebut, K-Speed perlu mengganti segitiga atas. Di ujung setang, dilengkapi dengan spion model bar-end.

Beberapa komponen di area kokpit juga masih standar, seperti spidometer dan saklar-saklar. Sehingga, motor ini jadi terasa seperti motor standar pabrikan.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

Untuk penerangan, K-Speed menyematkan lampu utama yang baru dan diberi pemanis berupa grill. Sedangkan lampu sein, juga diganti model bulat berukuran mungil.

Suspensi depan masih standar, tapi ban diganti model dual purpose dengan diameter 18 inci. Sedangkan suspensi belakang, diganti dengan ukuran yang lebih tinggi.

Agar kaki-kaki semakin menonjol, K-Speed menggunakan sepatbor custom dengan ukuran lebih pendek.

Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Royal Enfield Continental GT bergaya scrambler garapan K-Speed

Tentunya, knalpot juga diganti dengan posisi leher yang lebih tinggi, khas motor scrambler, dengan muffler model reverse cone.

Sentuhan akhir ada di bagian cat. Agar tampilannya sangat maskulin, warna hijau dof disemprotkan ke tangki. Tangki tersebut juga dihiasi logo Royal Enfield berwarna hitam yang pengerjaannya dengan cara pinstriping.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X