Yamaha Lexam, Bebek Matik yang Kini Jadi Barang Langka

Kompas.com - 12/08/2020, 08:02 WIB
Yamaha Lexam Yamaha Lexam

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsep penggabungan motor bebek atau cub dengan transmisi otomatik pernah lahir di Indonesia. Konsep bebek matik alias betik, tercipta karena pada saat itu, porsi penjualan sepeda motor jenis underbone masih mendominasi pasar.

Namun, para pabrikan mendapatkan penelitian kalau konsumen juga punya minat besar terhadap skuter matik ( skutik) yang jumlah penjualannya mulai meningkat. Maka, pada 2011, Yamaha Lexam meluncur di pasar, bergenre betik.

Saat itu kemunculan Lexam merupakan jawaban Yamaha setelah sang kompetitor yakni Honda meluncurkan Honda Revo AT setahun sebelumnya pada 2010.

Peluncuran Lexam bisa disebut pertaruhan, sebab saat itu segmen ini masih baru. Satu yang pasti, Yamaha tidak ingin tertinggal jika nantinya konsep bebek matik bisa jadi tren baru.

Baca juga: Mengenang Honda Kirana, Si Cantik yang Kurang Atensi

Yamaha Lexam Yamaha Lexam

Lexam mencari ceruk para pecinta motor bebek tapi yang ingin lebih praktis. Sayangnya hal tersebut tidak berjalan mulus, sebab konsumen lebih memilih bebek atau skutik tulen.

Gagalnya Lexam ditengarai karena konsep bebek matik terkesan tanggung. Apalagi tren bebek memang mulai memudar, sedangkan skutik sedang terus menanjak.

Motor bebek mengandalkan konsumsi BBM irit dan gesit. Sedangkan matik selain praktis punya fitur unggulan seperti bagasi besar. Dua hal itu yang tidak ditawarkan Lexam.

Padahal secara tampilan Lexam sebetulnya tidak kalah dengan bebek lain. Skema warnanya two tone dengan aplikasi pelek palang lima. Kekurangannya desain headlamps yang terlalu besar.

Baca juga: Pentingnya Kurangi Kecepatan Saat Hujan Deras

Yamaha Lexam Foto: Istimewa Yamaha Lexam

Sekilas memang tidak ada perbedaan anaara Lexam dengan motor bebek biasa. Bedanya kick starter Lexam ada di sebelah kiri seperti skutik pada umumnya.

Selain itu, meski transmisinya otomatik tapi penggerak yang menghubungkan ke roda tetap menggunakan rantai seperti bebek. 

Lexam hadir dengan mesin 113,7cc yang mampu menghasilkan 8,7 tk dan torsi 8,73 Nm. Transfer daya pakai V-belt yang disebut sebagai Yamaha Compact Automatic Transmission (YCAT).

Masa hidup Lexam tidak lama hanay dua tahun. Meluncur pada 2011 dan setop produksi pada 2013, bersamaan dengan Honda Revo AT yang juga disuntik mati Astra Honda Motor (AHM).

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X