Waspada Jadi Sasaran, Begini Cara Pakai Tas Aman buat Pemotor

Kompas.com - 18/07/2020, 09:02 WIB
Petugas kepolisian dari direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyosialisasikan penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk kendaraan roda dua atau motor di Simpang Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). Untuk saat ini sistem ETLE untuk pengendara sepeda motor fokus pada penindakan tiga pelanggaran, yakni penggunaan helm, menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan. Penerapan aturan tersebut telah resmi diberlakukan mulai Sabtu (1/2/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kepolisian dari direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyosialisasikan penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk kendaraan roda dua atau motor di Simpang Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). Untuk saat ini sistem ETLE untuk pengendara sepeda motor fokus pada penindakan tiga pelanggaran, yakni penggunaan helm, menerobos traffic light, dan melanggar marka jalan. Penerapan aturan tersebut telah resmi diberlakukan mulai Sabtu (1/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat berkendara sepeda motor, memakai tas bisa memudahkan pengendara dalam membawa barang. Namun, tak jarang tas tersebut menjadi incaran para pelaku kejahatan.

Rudy Novianto, Defensive Driving Trainer Sentul Driving Center, mengatakan, ada beberapa cara penggunaan tas bagi pemotor yang aman.

Baca juga: Pilih Pakai Tas yang Aman Saat Berkendara Sepeda Motor

"Ini perlu diperhatikan sebab sepeda motor itu kendaraan yang mudah berubah arah, titik berat, keseimbangan dan sebagainya. Jadi perlu diperhatikan barang-barang bawaan pengendara," ujar Rudy kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.

Rudy menambahkan, tas selempang yang ukurannya tidak besar dapat ditaruh di bagasi motor di bawah jok. Di beberapa tipe motor modern, bagasi ini cukup luas untuk menyimpan tas, jas hujan, dan kunci-kunci peralatan motor.

" Tas punggung atau backpack juga perlu perhatian. Perhatikan tali-temali yang ada di tas agar tidak menyangkut ke kendaraan lain di jalan," kata Rudy.

Baca juga: Naik Ojek Online Bawa Helm Sendiri. Ini Ragam Tas Khusus Helm

Untuk perempuan, banyak yang menggunakan tas model tote bag. Tas seperti ini memiliki kecenderungan mudah jatuh dari pundak. Tentunya akan mengganggu konsentrasi pengendara karena terus membenarkan posisi tas.

"Nah, ini bisa membuat motor berubah arah lalu mengakibatkan kecelakaan. Jadi perlu diperhatikan," ujar Rudy.

Menurut Rudy, sebaiknya pengendara menggunakan bagasi motor dengan maksimal agar hal-hal yang mengganggu atau menyebabkan kecelakaan dapat diminimalisasi. Penyimpanan tas juga menyebabkan terhindar dari tindak kriminal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X