Pertamina Tes Jalan D-100 Gunakan Innova Diesel Tempuh 200 Km

Kompas.com - 18/07/2020, 07:42 WIB
Pertamina tes jalan D-100 PertaminaPertamina tes jalan D-100
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) sukses memproduksi Green Diesel yang dinamakan D-100. Bahan bakar minyak (BBM) ini pun diklaim sebagai BMM pertama di Indonesia yang terbuat dari 100 persen bahan nabati minyak kelapa sawit.

Tak hanya memproduksi, Pertamina juga sudah melakukan uji coba. Berdasarakan hasil road tes menunjukkan penggunaan D-100 dalam campuran bahan bakar kendaraan dapat meningkatkan cetane number dan menurunkan kepekatan asap yang dibuang.

Deputy CEO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Budi Santoso Syarif menjelaskan, bahan bakar yang digunakan dalam uji performa tersebut adalah campuran D-100 sebanyak 20 persen, Dexlite 50 persen, serta FAME sebanyak 30 persen.

Baca juga: Pertamina Siap Produksi Solar dari 100 Persen Minyak Sawit

"Menurut hasil uji lab kami, terukur bahwa angka cetane number campuran D-100 dan Dexlite yang digunakan tersebut mencapai angka minimal 60 atau lebih tinggi dari Dexlite yang memiliki cetane number 51," kata Budi dalam keterangan resminya, Jumat (17/7/2020).

Tim pengolahan RBDPO di Kilang Refinery Unit ll Dumai (Dok. Pertamina) Tim pengolahan RBDPO di Kilang Refinery Unit ll Dumai (Dok. Pertamina)

"Demikian juga hasil uji emisi kendaraan menunjukkan opacity (kepekatan asap gas buang) turun menjadi 1,7 persen dari sebelumnya 2,6 persen saat tidak dicampur dengan D-100," kata dia.

Pengujian D-100 dilakukan pada mobil multi purpose vehicle ( MPV) yang diketahui dari foto adalah Toyota Innova diesel lansiran 2017 dengan jarak tempuh 200 km. Selain uji kuantitatif yang baik, pengguna kendaraan juga diklaim tetap nyaman selama menggunakan kendaraan.

Pertamina mengklaim tidak adanya excessive noise selama berkendara, tarikan mesin tetap bertenaga, serta asap buang knalpot yang tetap bersih meski digeber pada saat RPM tinggi.

Baca juga: Datang ke Thailand, Banderol Suzuki XL7 Tembus Rp 360 Juta

Menurut Budi, hasil uji performa yang bagus tersebut membuktikan bahwa D-100 yang diproduksi perdana di Kilang Dumai Pertamina dapat menjawab kebutuhan green energy di Indonesia. Dengan demikian, hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengoptimalkan sumber daya alam menciptakan kedaulatan energinya sendiri.

-(Dok. Pertamina) -

"Ini adalah yang pertama di Indonesia dan hanya sedikit perusahaan yang dapat melakukannya. Kami membuktikan bahwa Pertamina berhasil melakukannya di Kilang Dumai, dengan dibantu oleh Katalis Merah Putih yang merupakan kerjasama Pertamina dan Institut Teknologi Bandung (ITB)," kata Budi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X