Ini Sasaran Operasi Patuh Jaya 2020 di Jatim dan Jateng

Kompas.com - 17/07/2020, 10:12 WIB
Razia kendaraan dinas yang digelar petugas gabung di Jalan Raya Basuki Rahmad, depan kompleks kantor Bupati Lamongan. Dok. Dishub LamonganRazia kendaraan dinas yang digelar petugas gabung di Jalan Raya Basuki Rahmad, depan kompleks kantor Bupati Lamongan.
Penulis Ari Purnomo
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Di tengah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB) di wilayah Jawa Timur (Jatim), kepolisian akan mengadakan operasi lalu lintas sandi Patuh 2020.

Rencananya, razia kendaraan bermotor ini akan digelar selama dua pekan mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Wadirlantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, Operasi Patuh 2020 akan digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 23 Juli 2020.

Baca juga: Bebek dengan Karburator Ternyata Lebih Diminati Pembeli Motor Bekas

“Termasuk di wilayah Jatim juga akan diadakan mulai 23 Juli hingga 5 Agustus atau selama 14 hari,” ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

Petugas TNI-Polri merazia kendaraan di daerah Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (20/5/2019).DOK Petugas TNI-Polri merazia kendaraan di daerah Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (20/5/2019).

Operasi Patuh Jaya yang akan digelar, kata Pranatal, sasarannya adalah pelanggaran lalu lintas yang bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan.

“Selain itu juga pelanggaran lalu lintas yang bisa menyebabkan kesemrawutan jalanan, itu yang akan ditindak,” ucapnya.

Tetapi, Pranatal menambahkan, untuk kegiatan kali ini pelanggaran tidak langsung dilakukan penindakan.

Baca juga: 10 Motor Bekas Harga Rp 7 Jutaan, dari Nex II Hingga Satria FU

Namun pelanggar akan ditegur melalui upaya preemtif, preventif dan juga persuasif, setelah itu dilakukan penindakan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

“Untuk Operasi Patuh Jaya kali ini prosentase untuk penindakan pelanggaran sebesar 20 persen, sisanya 80 persen adalah upaya preemtif, preventif dan persuasif,” katanya.

Kapolres Kendal, AKBP. Hamka Mapaitta, saat memeriksa surat-surat kendaraan yang melintas di Kendal, Kamis (16/5/2019) malam. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Kapolres Kendal, AKBP. Hamka Mapaitta, saat memeriksa surat-surat kendaraan yang melintas di Kendal, Kamis (16/5/2019) malam.

Selain di wilayah Jatim, razia kendaraan juga akan dilakukan oleh Polda lainnya seperti Polda Jawa Tengah (Jateng), Polda Jawa Barat (Jabar) dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi mengatakan, razia kendaraan yang akan diadakan tidak hanya menyasar pada pelanggaran lalu lintas yang bisa berpotensi pada terjadinya kecelakaan.

Baca juga: 10 Motor Bekas Harga Rp 5 Jutaan, Pilihannya Beragam

Tetapi juga untuk para pengendara kendaraan bermotor juga wajib untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Patuh protokol Covid-19, penggunaan masker, pelanggaran kasat mata yang bisa berpotensi terjadinya kecelakaan,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X