Kebiasaan Mengangkat Kaki saat Lewat Genangan Air Itu Salah

Kompas.com - 01/07/2020, 11:02 WIB
Kendaraan bermotor mencoba melintasi genangan air banjir akibat meluapnya Sungai Citanduy di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (23/2/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKendaraan bermotor mencoba melintasi genangan air banjir akibat meluapnya Sungai Citanduy di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (23/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Berkendara setelah hujan reda, kondisi jalan biasanya masih dipenuhi genangan air. Kebiasaan pemotor saat melewati genangan air tersebut, biasa mengangkat kaki agar tetap kering.

Perilaku mengangkat kaki saat melewati genangan air ini biasa dilakukan pengendara motor sport atau bebek yang tidak memiliki dek bawah. Dengan mengangkat kaki, mereka berharap tidak menjadi basah.

Apakah perilaku mengangkat kaki saat berkendara seperti ini aman untuk dilakukan?

Baca juga: Datang dari Indonesia, Spyshot Toyota Fortuner 2020 Muncul di Vietnam

Mengangkat kaki saat lewati genangantribunnews.com Mengangkat kaki saat lewati genangan

Trainer Yamaha Riding Academy On Road dan Of Road Setyo Suyarko mengatakan, kebiasaan mengangkat kaki saat melewati genangan air berbahaya karena bisa membuat pengendara kehilangan keseimbangan.

“Kaki merupakan anatomi terpenting untuk membuat motor seimbang. Kemudian pada safety riding pun kaki disarankan untuk mengapit tangki untuk motor sport dan paha mengapit jok untuk motor bebek dan skutik,” ucap Setyo kepada Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

Setyo mengatakan, mengangkat kaki saat melewati genangan sangat tidak disarankan karena bisa mengurangi kestabilan atau keseimbangan motor. Kemudian jika di dalam genangan ada lubang atau jalan rusak, akan lebih sulit untuk mengendalikan motor.

Baca juga: Plus Minus Mobil Murah Toyota Agya Facelift 2020

“Jika di dalam genangan ada lubang, pengendara malah bisa jatuh karena keseimbangannya berkurang. Jika melewati genangan takut basah atau kotor, disarankan untuk memakai jas hujan,” kata Setyo.

Jika tetap berkendara tetapi tidak ingin sepatu basah, jangan pernah melepaskan sepatu atau nyeker. Naik motor tanpa alas kaki malah bisa membuat cedera semakin parah ketika terlibat kecelakaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X