Mobil Bekas Rakitan Eropa Tak Cocok untuk Pemula, Ini Alasannya

Kompas.com - 29/06/2020, 14:20 WIB
Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019). Ari PurnomoSeorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki kendaraan roda empat memang menjadi impian setiap orang. Meskipun tidak bisa membeli baru, mobil bekas bisa menjadi alternatif bagi yang memiliki dana terbatas.

Banyak pilihan mobil bekas di pasaran dengan harga mulai dari puluhan juta rupiah. Mulai pabrikan Jepang, China, Amerika, hingga Eropa.

Tetapi, bagi para pembeli pemula atau yang baru membeli mobil bekas pertama kalinya biasanya akan lebih memilih mobil dari pabrikan Jepang.

Banyak alasan yang membuat orang lebih dominan memilih mobil dari pabrikan matahari terbit tersebut dibandingkan dengan mobil dari benua biru atau Eropa.

Baca juga: Cegah Vapor Lock, Pentingnya Rutin Ganti Minyak Rem

Salah satunya harga yang lebih bersaing, onderdil yang masih banyak di pasaran hingga kemudahan dalam melakukan perawatannya.

Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekasKompas.com/Dio Beragam pilihan mobil dari berbagai tahun tersedia di bursa mobil bekas

Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, untuk mobil bekas memang ada perbedaan antara mobil dari pabrikan Jepang dan Eropa.

Terutama dalam hal perawatannya dan juga ketersediaan sparepartnya di pasaran. Terlebih, dengan kondisi bekas tentunya akan membutuhkan ketersediaan onderdil untuk mengganti yang sudah rusak.

“Mobil pabrikan Eropa keluaran lawas memang membutuhkan perawatan yang ekstra.
Harganya memang ada yang berkisar Rp 50 juta, tetapi layaknya mobil bekas dengan usia yang tua tentunya juga membutuhkan berbagai perbaikan,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Begini Aturan Pajak Progresif Kendaraan di Provinsi Jateng

Herjanto menambahkan, untuk perawatan dan juga mencari sparepartnya mobil dari pabrikan Eropa ini tidak semudah mobil pabrikan Jepang.

Maka dari itu, dia pun menyarankan bagi pemula yang baru pertama kali membeli mobil sebaiknya tidak membeli mobil pabrikan Eropa.

Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta PusatKompas.com/Setyo Adi Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X