3 Kesalahan Fatal yang Kerap Dilakukan di Jalan Tol

Kompas.com - 21/06/2020, 18:27 WIB
Kendaraan arus balik dari luar Jabodetabek menuju Jakarta masuk melalui Gerbang Tol Cikampek Utama 2, Jakarta, Kamis (28/5/2020).. Dokumentasi Humas Jasa MargaKendaraan arus balik dari luar Jabodetabek menuju Jakarta masuk melalui Gerbang Tol Cikampek Utama 2, Jakarta, Kamis (28/5/2020)..
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Cara mengemudi di jalan tol berbeda dengan jalan raya. Untuk itu diharapkan semua pengemudi mengerti aturan yang berlaku, supaya perjalanan aman dan lancar.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, ada tiga kesalahan yang kerap dilakukan orang Indonesia saat mengemudi di jalan tol.

Baca juga: Etika Mengemudikan Mobil di Lajur Kanan Jalan Tol

"Orang di Indonesia dalam penggunan lajur ini sering salah. Bahu jalan dipakai menyalip, lajur cepat tapi kecepatan konstan. Ketiga pindah jalur secara kasar saat mau masuk gerbang tol," kata Jusri kepada Kompas.com, Jumat (19/6/2020).

Jalan Tol Jakarta-Cikampek.Dok. Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Jusri mengatakan, langsung masuk ke lajur lambat bahkan sampai crossing beberapa lajur merupakan gaya mengemudi yang membahayakan.

Baca juga: Demi Keselamatan, Pahami Fungsi Lajur di Jalan Tol

"Katakan ada empat lajur kita bisa melewati lajur pertama, kedua atau ketiga, memotong, itu tidak boleh. Kalau di luar negeri gaya mengemudi seperti itu bisa ditangkap," kata Jusri.

Jusri mengatakan, selain mengurangi kecepatan sampai batas yang ditentukan jika ingin pindah jalur saat medekati gerbang tol maka harus dilakukan secara bertahap tidak boleh asal potong.

"Harusnya bertahap, tiap 30 meter baru bisa pindah, tidak bisa langsung double lane crossing," kata Jusri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X