Mobil Diesel Lama Tak Dipakai, Begini Protokol Pengecekannya

Kompas.com - 15/06/2020, 15:22 WIB
All New Toyota Fortuner VRZ 4X4 menjajal medan offload di kaki Gunung Merapi, Sleman, DIY, Rabu (29/5/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOAll New Toyota Fortuner VRZ 4X4 menjajal medan offload di kaki Gunung Merapi, Sleman, DIY, Rabu (29/5/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Khusus pemilik mobil diesel, jangan langsung melakukan starter ketika mobil sudah lama tak digunakan. Ada protokol tersendiri saat ingin kembali menggunakan kendaraan usai diistirahatkan selama PSBB atau work from home (WFH).

Secara garis besar, menurut Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, pemilik wajib melakukan beberapa ritual pengecekan sebelum mobil dihidupkan. Terutama bila mobil sudah didiamkan lebih dari dua minggu atau bahkan satu bulan.

"Pertama yang harus dilakukan itu cek dulu kondisi mesin, pantang langsung masuk dan hidupkan mobil. Ini berlaku juga untuk yang bensin bila mobil lama tak digunakan. Jadi yang utama itu buka kap mesin lalu lakukan pantauan," kata Suparna kepada Kompas.com, Minggu (14/6/2020).

Baca juga: Mengenal Diesel Runaway, Mimpi Buruk buat Pemilik Mobil Diesel

Pengecekan pada sektor mesin untuk memasitkan apakah kondisinya masih bagus atau sudah kotor.

Mesin diesel 1.3L pikap Sokon import dari Italia. Mesin diesel 1.3L pikap Sokon import dari Italia.

Umumnya, meski mobil berada di garasi, namun bila tak digunakan atau bahkan tak dipanaskan lebih dari dua minggu rawan kotor, bahkan besar kemungkinan menjadi hunia binatang sepert tikus dan lain sebagainya.

Karena itu, Suparna menganjurkan untuk memastikan lebih dulu kebersihan sektor mesin sebelum dihidupkan.

Bila semua tak ada masalah, lanjutkan pengecekan kondisi oli mesin melalui dipstic, pastikan level olinya berada di zona aman dengan petunjuk garis berada diantara indikator low dan high.

Tidak hanya itu, Suparna mengingatkan pemilik kendaraan juga jangan melupakan untuk mengecek kondisi oli.

Caranya bisa dipantau sederhana melalui warnanya, bila menunjukan sudah berwarna hitam pekat, artinya pelumas sudah tidak bagus dan harus segera diganti, namun bila sudah terjadi pengentalan atau indikasi warna putih, otomatis anda harus segera memangil mekanik untuk melakukan pengurasan.

Dipstick oli pada mesin mobilwww.knowyourparts.com Dipstick oli pada mesin mobil

"Biasanya, karena mobil tak digunakan lama apalagi jarang dipanaskan, itu oli berubaha menjadi putih lantaran tercampur air yang bisa terjadi karena pengembunan. Jadi sewaktu mobil diam, pada mesin terjadi pendinginan. Pada mobil diesel, kasus seringkali terjadi pengentalan, seperti minyak yang terkena udara dingin," ucap Suparna.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Mobil Mesin Diesel Perlu Digeber Sebelum Dimatikan?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.