Syarat Berkendara Selama Masa PSBB Transisi di Surabaya Raya

Kompas.com - 11/06/2020, 08:12 WIB
Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020). Dok. Dishub SurabayaKemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur memberikan kelonggaran kepada para pengguna kendaraan bermotor di wilayah Surabaya Raya, selama masa transisi menuju fase new normal atau kenormalan baru.

Salah satunya, penunggang sepeda motor sudah diperbolehkan berboncengan meski bukan dalam satu Kartu Keluarga (KK). Namun, harus tetap mematuhi aturan pengguna jalan dan protokol kesehatan.

"Di sisi transportasi, masyarakat kalau berboncengan pakai helem, pakai masker, pakai sarung tangan. Berboncengan boleh, tapi jangan lupa mematuhi aturan berkendara dan protokol kesehatannya," ujar Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan, Rabu (10/6/2020).

Baca juga: Ingat, Berkendara Masa PSBB Transisi Tetap Ada Aturannya

Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020). (ANTARA Jatim/Didik Suhartono)(ANTARA/DIDIK SUHARTONO) Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020). (ANTARA Jatim/Didik Suhartono)

Sementara untuk pengemudi mobil, lanjutnya, kapasitas penumpang boleh lebih dari 50 persen dari daya angkut normalnya. Tetapi dengan syarat, tidak mengangkut penumpang di jalan.

"Kalau naik mobil kapasitasnya kalau memang harus berempat yakinkan berempat itu dari rumah, bukan dari luar,” kata Budi.

Bagi polisi lalu lintas yang bertugas di lapangan, Budi juga mewajibkan personelnya agar memakai alat pelindung diri (APD). Minimal, mengenakan masker, sarung tangan dan alat pelindung wajah atau face shield.

Baca juga: Operasi Ketupat Selesai, Polisi Masih Razia PSBB dan SIKM di 33 Titik

Hari kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, arus lalu lintas di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Bundaran Waru, terpantau lancar, Rabu (29/4/2020). Meski kendaraan terlihat padat, arus lalu lintas terpantau lancar.Dok. Ditlantas Polda Jatim Hari kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, arus lalu lintas di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Bundaran Waru, terpantau lancar, Rabu (29/4/2020). Meski kendaraan terlihat padat, arus lalu lintas terpantau lancar.

“Karena jalanan mulai normal, kalau anggota pakai masker, pakai face shield, pakai sarung tangan. Sekarang anggota patroli mengingatkan masyarakat untuk Covid-19 ini menggunakan helm, pakai masker,” ujar dia.

“Terutama naik ojol, jangan helmnya gojek kita pakai. Kalau bisa helm kita sendiri, karena kita nggak tahu helmnya dari mana aja kan,” kata Budi lagi.

Untuk diketahui, kini wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik) telah memasuki masa transisi yang berlaku selama 14 hari sebelum beralih ke fase new normal.

Baca juga: Catat, Ini Tanggal Beroperasi Layanan Pembuatan SIM di Mal

Petugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta.GARRY LOTULUNG Petugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta.

Berakhirnya pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di Surabaya Raya merupakan hasil keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan kepala daerah dalam rapat evaluasi penerapan PSBB Surabaya Raya III di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (8/6/2020).

PSBB di tiga wilayah yang memiliki kasus positif Covid-19 terbanyak di Jawa Timur ini sebelumnya digelar sejak 28 April 2020. Tahap pertama, PSBB Surabaya digelar hingga 11 Mei 2020.

Pemprov Jatim lalu memperpanjang penerapan PSBB hingga 25 Mei 2020. Terakhir, PSBB Surabaya Raya diperpanjang hingga 8 Juni 2020.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X