Suzuki Berharap New Normal Bisa Bangkitkan Industri Otomotif

Kompas.com - 08/06/2020, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – 2020 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi industri otomotif Tanah Air. Beragam cobaan sudah terasa sejak awal tahun, mulai dari banjir di Jakarta dan sekitarnya, hingga wabah virus corona yang berdampak di seluruh dunia.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bahkan sampai harus merevisi target penjualan otomotif, dari 1,1 juta unit menjadi 600.000 unit hingga akhir 2020.

Walaupun penjualan sejak awal tahun mengalami tren penurunan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berusaha tetap optimistis bisa meningkatkan pangsa pasar pada tahun ini.

Baca juga: Kecuali Ojol, Aturan Ganjil Genap Bakal Berlaku untuk Motor Pribadi

Suzuki XL7KOMPAS.com/Ruly Suzuki XL7

Harold Donnel, Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS, mengatakan, pada periode Januari sampai April tahun ini pangsa pasar Suzuki meningkat jadi 11,5 persen, dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar 9,3 persen.

“Tren positif penjualan kuartal pertama Suzuki lantaran di awal tahun kami meluncurkan model baru yakni Suzuki XL7. Antusias masyarakat tentang mobil tersebut juga sangat baik,” ujar Harold, dalam diskusi virtual (4/6/2020).

Kini memasuki era new normal atau tatanan kehidupan yang baru, sejumlah sektor bisnis pun sudah mulai dibuka bertahap.

Baca juga: Honda BR-V dan Mobilio Diskon Rp 30 Juta

 

Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan di salah satu tenant saat simulasi pembukaan pusat perbelanjaan di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/2020). Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan pusat perbelanjaan dalam penerapan protokol kesehatan seperti alat pelindung wajah bagi karyawan, masker, sarung tangan, jaga jarak dan cairan disinfektan seiring penerapan tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan di salah satu tenant saat simulasi pembukaan pusat perbelanjaan di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6/2020). Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan pusat perbelanjaan dalam penerapan protokol kesehatan seperti alat pelindung wajah bagi karyawan, masker, sarung tangan, jaga jarak dan cairan disinfektan seiring penerapan tatanan normal baru di tengah pandemi COVID-19.

Harold berharap, new normal bisa meningkatkan penjualan mobil yang sempat menurun pada beberapa bulan yang lalu.

New normal diharapkan jadi hal yang baik bagi industri otomotif. Prediksi Juni, secara nasional diharapkan bisa naik, naik sekitar 5 persen sudah sangat bagus,” katanya.

Harold menambahkan, meski tidak ada pemicu yang membuat konsumen melakukan transaksi pada masa pemulihan seperti sekarang.

Setidaknya dengan bergeraknya roda ekonomi, sedikit banyak akan berimbas pada industri otomotif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.