Ada Dispensasi, Jangan Tergesa-gesa buat Perpanjang SIM

Kompas.com - 03/06/2020, 13:22 WIB
Tangkapan layar foto yang diunggah akun Instagram @jktinfo, Selasa (2/6/2020), menampilkan antrean pengunjung yang hendak memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) Jakarta Timur. Tangkapan layar InstagramTangkapan layar foto yang diunggah akun Instagram @jktinfo, Selasa (2/6/2020), menampilkan antrean pengunjung yang hendak memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) Jakarta Timur.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pascadibukanya layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi atau SIM di DKI Jakarta pada 30 Mei 2020 lalu, langsung mendapat animo yang besar dari masyarakat.

Tak heran beberapa Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) langsung diserbu warga yang ingin mengurus masa SIM. Bahkan di Satpas Jakarta Timur, antreanya sudah mulai terjadi sejak pukul 05:00 WIB, padahal layanan baru dibuka pukul 08:00 WIB.

Menanggapi kondisi ini, Komisaris Polisi Lalu Hedwin Hanggara, Kepala Seksi SIM Sub Direktorat Registrasi dan Indentifikasi Ditlantas Polda Metro Jaya, mengatakan bila masyarakat tak perlu tergesa-gesa mengurus perpanjangan SIM lantaran masih ada dispensasi hingga akhir bulan.

Baca juga: Layanan SIM Keliling Belum Maksimal, Hanya Buka di TMII

"Tidak harus buru-buru ke Satpas untuk mengurus perpanjangan, sampai 29 Juni itu masih ada dispensasi bagi SIM warga yang mati. Tidak perlu sampai antre membludak," ucap Hedwin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Pemohon perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) mengantre, Selasa (2/6/2020), di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestro Jakarta Timur di Jalan DI Panjaitan, sejak pukul 05.00 WIB.ANTARA/Andi Firdaus Pemohon perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) mengantre, Selasa (2/6/2020), di Kantor Satuan Lalu Lintas Polrestro Jakarta Timur di Jalan DI Panjaitan, sejak pukul 05.00 WIB.

Hedwin menjelaskan selama pandemi Covid-19, Polri memberikan dispensasi bagi warga untuk mengurus perpanjangan SIM sampai 29 Juni 2020 nanti. Kondisi ini berlaku bagi masyarakat yang masa berlaku SIM habis pada periode 17 Maret sampai 29 Mei 2020 lalu.

Membludaknya antrean salah satunya dikarenakan adanya pembatasan layanan guna menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah. Waktu operasional Satpas pun ikut dipangkas.

Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menutup lebih awal bila memang jumlah pemohon di dalam gedung sudah cukup ramai dan tidak kondusif karena sudah membahayakan protokol kesehatan.

Baca juga: Pemohon Perpanjangan SIM Membludak, Polisi Batasi 100 Orang per Hari

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Rabu (3/6) Pantauan pagi ini di Samsat Kebon Nanas Jakarta Timur. - photo @rejajajajahat29 @radithyaprtm @wahyujgd #jktinfo

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo) on Jun 2, 2020 at 4:42pm PDT

 

"Kita antisipasi, bila antrean dinilai sudah banyak yang berkerumum langsung kita batasi dan tutup. Masyarakat jangan terburu-buru, karena masih ada waktu dispensasi," kata Hedwin.

Operasional Satpas pascadibuka kembali dimulai dari pukul 08:00 WIB hingga 13:00 WIB dari Senin sampai Jumat. Sementara pada hari Sabtu, dari pukul 08:00 WIB sampai 12:00 WIB.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X