Mantan Kepala Mekanik Rossi Disebut Tak Berguna

Kompas.com - 03/06/2020, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi bisa tampil kompetitif, Valentino Rossi rela melakukan perubahan besar dengan mengganti kepala mekaniknya yang sudah menemaninya selama 13 tahun. Sayangnya, perubahan tersebut tidak membuahkan hasil yang berarti.

Jeremy Burgess, mantan kepala mekanik Rossi, digantikan oleh Silvano Galbusera untuk musim 2014 hingga 2019. Selama enam tahun, Galbusera tidak bisa membuat Rossi lebih kompetitif. Performa terbaiknya hanya di 2015, saat Rossi menjadi runner up.

Baca juga: Rossi Sebut Performa M1 Musim ini Lebih Baik

Untuk musim 2020, Galbusera yang sebelumnya menjadi kepala mekanik Yamaha di ajang World Superbike, digantikan posisinya oleh David Munoz. Sementara Galbusera, akan bertugas bersama tim pengetesan untuk mengembangkan M1.

David Munoz, kepala mekanik Valentino Rossi mulai musim 2020Speedweek.com David Munoz, kepala mekanik Valentino Rossi mulai musim 2020

Menurut Chad Reed, pebalap motocross dan supercross, yang juga teman baik Rossi, salah satu penyebab pebalap Italia tersebut melewati dua musim tanpa kemenangan adalah kepala mekaniknya.

"Bagi saya pribadi, mantan kepala mekaniknya tidak berguna. Saya senang melihat dia melakukan perubahan," ujar Reed, dikutip dari Speedweek.com.

Baca juga: Vinales Sebut Rossi Belum Habis, Masih Bisa Lawan Pebalap Muda

Reed menambahkan, dirinya tidak pernah bisa memahami apa yang Galbusera lakukan. Menurutnya, Galbusera tidak pernah berada di level yang sama dengan Rosssi dan hasilnya telah terbukti.

Tahun ini, giliran Munoz yang akan menjadi kepala mekanik Rossi. Munoz tergolong cukup muda dan belum pernah memiliki pengalaman di kelas MotoGP. Munoz sendiri diambil dari tim Sky VR46 di Moto2, yang berhasil membuat Francesco Bagnaia meraih gelar juara dunia di tahun 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Speedweek


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.