MPV Bekas Diprediksi Laris Saat New Normal, Ini Alasannya

Kompas.com - 29/05/2020, 11:12 WIB
Toyota Calya Facelift 2019 Toyota Calya Facelift 2019
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bila Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) dicabut, artinya Jakarta dan wilayah lainnya akan menerapkan fase kenormalan baru yang digadang-gadang dengan istilah new normal.

Sesuai dengan panduan protokol kesehatan yang diterbitkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), beberapa diantaranya masih mengharuskan masyarakat membiasakan diri untuk menjaga jarak alias physical distancing.

Artinya, ada kemungkinan pengguna mobil pribadi nantinya tetap harus dibatasi jumlah penumpangnya hingga 50 persen.

Baca juga: Harga Bekas MPV Murah Usai Lebaran, Mulai Rp 83 Jutaan

Menangkap momen ini, Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, ada beberapa mobil bekas yang akan naik daun saat penerapan new normal.

Pasar mobil bekas di bulan RmadhanStanly/Otomania Pasar mobil bekas di bulan Rmadhan

"Kalau harus jaga jarak, penumpang mobil pribadi semestian tetap akan dibatasi kan seperti saat PSBB. Nah, situasi ini bisa jadi memberikan efek positif bagi penjualan mobil bekas yang basisnya mobil keluar tujuh penumpang, artinyaa MPV itu bakal laris," kata Herjanto kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Herjanto menjelaskan bila mobil dengan kapasitas tujuh penumpang atau tiga baris, masih diperbolehkan mengangkut penumpang hingga empat orang. Sementara yang kecil hanya dua.

Bagi keluarga yang memiliki dua orang anak, hal ini tentu sangat menguntungkan karena tetap bisa berpergian bersama. Begitu juga bagi yang mau buka usaha jasa pengataran, akan lebih mendapatkan untung karena bisa memuat penumpang lebih banyak.

Baca juga: Tanpa SIKM, Pemudik Bisa Masuk Jakarta Setelah 7 Juni 2020

Fresh graduate harus jeli memilih tipe kendaraan. Jangan terjebak iming-iming harga murah. Ingat, kelengkapan fitur juga wajib diteliti.Dokumentasi mobil88 Fresh graduate harus jeli memilih tipe kendaraan. Jangan terjebak iming-iming harga murah. Ingat, kelengkapan fitur juga wajib diteliti.

Sementara dari jenis mobil keluarga yang dimaksud bakal lebih laris, menurut Herjanto merupakan MPV sejuta umat layakanya Avanza, Xenia, Ertiga, dan Mobilio, namun dengan masa pemakaian tiga sampai lima tahun karena tidak terlalu tua dan harga relatif lebih murah.

Tapi kalau dibandingkan dengan MPV LCGC, seperti Calya dan Sigra, dinilai Herjanto akan lebih menguntungkan lagi. Selain hargan bekasnya yang lebih murah, tahunnya pun relatif lebih muda.

Baca juga: Ini Lokasi Samsat di DKI Jakarta yang Mulai Beroperasi

"Contoh Veloz 2018 harga sekarang kisarannya Rp 150 jutana, tapi kalu disandingkan dengan Sigra atau Calya matik tahun 2019 atau 2020 yang harganya cuma Rp 100 jutaan, pasti lebih mendingan," ucap Herjanto.

Daihatsu Xenia di GIIAS 2019 Daihatsu Xenia di GIIAS 2019

"Selain muda, kondisi dan jarak tempuh lebih minim, masih ada garansi juga. Tapi pada intinya saat new normal kalau mau cari mobil bekas sarannya lebih baik MPV saja, lebih logis dan masih fungsional," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X