Perang Skutik Bongsor Antara Honda X-ADV dan Yamaha Tmax

Kompas.com - 13/05/2020, 14:05 WIB
Yamaha Tmax Foto: VisordownYamaha Tmax
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Honda melahirkan Honda X-ADV sering timbul rumor bahwa Yamaha akan mengikuti jejak yang sama, yaitu melahirkan big scooter yang bermain di kelas adventure.

Basisnya ialah Yamaha Tmax tapi dengan mesin yang lebih besar. Sebab Tmax memiliki kubikasi 530cc sedangkan X-ADV sebesar 745cc. Jenis mesin yang belum dimiliki oleh Yamaha.

Paolo Pavesio, Manager Marketing dan Motorsport Yamaha mengatakan, saat ini pihaknya belum terpikir melahirkan produk sejenis. Yamaha masih fokus pada Tmax yang baru mengalami penyegaran.

Baca juga: Honda X-ADV Ganti Baju Jadi EZ90, Jadi Mirip Motor Mainan

Honda X-ADV memiliki ID Number yang tidak boleh dihilangkan oleh pemiliknya.Donny Dwisatryo Priyantoro Honda X-ADV memiliki ID Number yang tidak boleh dihilangkan oleh pemiliknya.

"Kami mengenal konsumen kami, kami tahu apa yang mereka inginkan. Tmax 2017 mungkin kehilangan sifat sporty di bagian desain, tapi pada model 2020 sudah kembali lagi," katanya kepada Motociclismo disitat dari Visordown, Rabu (13/5/2020).

Adapun kosumen Yamaha tidak mengarah kepada skutik adventure. Lebih baik terus mengembangkan Tmax agar lebih sesuai dengan kebutuhan zaman. Apalagi umur Tmax sudah nyaris 20 tahun.

“Konsumen Tmax sangat setia. Lebih dari 50 persen pemilik mengganti Tmax mereka dengan Tmax baru, jadi kami harus terus mengembangkan produk yang telah memiliki DNA yang jelas selama 19 tahun,” katanya.

Baca juga: Cara Membersihkan Filter Udara Sepeda Motor Sesuai Jenisnya

Yamaha TMAX 2017 meluncur dalam tiga versi.Yamaha Yamaha TMAX 2017 meluncur dalam tiga versi.

Meski demikian Paolo tidak serta merta menolak bahwa Yamaha tidak akan punya model serupa X-ADV di masa depan. Apapun bisa terjadi, tapi tentu dengan pertimbangan yang matang.

Ketika ditanya apakah platform TMAX dapat digunakan sebagai dasar untuk model baru yang ditargetkan langsung pada Honda X-ADV, Pavesio lebih dijaga, mengatakan model saingannya telah menunjukkan betapa fleksibelnya pasar skuter.

“Kami tidak punya DNA melakukan sesuatu yang telah dilakukan orang lain, tetapi jelas bahwa dalam hibridisasi antara dunia motor dan skuter ada ruang untuk melakukan hal-hal lain. Tidak ada yang diputuskan," katanya.



Sumber visordown
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X