Banyak Begal, Berikut Tips Berkendara Aman di Malam Hari

Kompas.com - 06/05/2020, 15:22 WIB
Ilustrasi jalan raya pada malam hari yang rawan begal. PixabayIlustrasi jalan raya pada malam hari yang rawan begal.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Jakarta dan sekitarnya pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor diharapkan lebih berhati-hati jika keluar malam hari.

Kondisi jalan yang sepi bisa meningkatkan kasus tindak kejahatan, seperti begal atau perampasan. Kasusnya pun sudah sering terjadi, bahkan pelakunya tak segan melukai korban dengan senjata tajam.

Baca juga: Tips Ringan Rawat Ring Piston, Bisa di Rumah Aja

Training Director Safety Defensive Consultant (SDCI) Sony Susmana, menyarankan, untuk motor apabila terpaksa berkendara pada malam hari, usahakan tidak sendirian.

Ilustrasi pencurian mobil di pinggir jalanTwitter.com/@tirta_hudhi Ilustrasi pencurian mobil di pinggir jalan

“Paling enggak riding bersama teman. Bukan diboncengin ya, tapi ada dua atau tiga motor yang jalan bersamaan. Intinya tentukan jadwal berangkat dan jangan ambil risiko,” ucap Sony belum lama ini.

Rencanakan juga rute yang akan dilewati, hindari jalan yang gelap dan sepi. Pastikan juga kondisi kendaraan dalam keadaan yang baik, agar tidak berhenti mendadap saat perjalanan.

Adapun untuk mobil meski relatif lebih aman karena berada di kabin, ada hal yang sebaiknya tidak dilakukan, yaitu menyalakan lampu kabin sehingga pengemudi dan atau penumpang terlihat dari luar.

Baca juga: Tips Aman Berkendara Motor Matik bagi Pemula

Ilustrasi naik motor malam hariIDNtimes Ilustrasi naik motor malam hari

“Bila dinyalakan semua yang di dalam kabin akan terlihat dari luar, sehingga dapat mengundang kejahatan. Hal ini juga berlaku bagi lebih baik tidak menggunakan handphone di malam hari di dalam mobil, karena orang di luar dapat melihat situasi dalam mobil,” ujar Sony.

Pencegahan 

Di sisi lain, jika mengetahui bahwa kejahatan jalanan sering terjadi pada malam hari, maka tindakan pencegahan yang utama ialah tidak berkendara atau keluar saat malam hari.

“Atau sebelum buka puasa sudah rencana untuk pulang. Kalaupun harus buka di luar, segera pulang habis itu, karena kondisinya semakin malam makin rawan,” katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X