GP Assen Batal Karena Covid-19, Absen Perdana Sejak 1949

Kompas.com - 30/04/2020, 14:22 WIB
Jorge Lorenzo alami kecelakaan hebat saat GP Assen. Speedweek.comJorge Lorenzo alami kecelakaan hebat saat GP Assen.
|

ASSEN, KOMPAS.com - MotoGP resmi mengumumkan pembatan GP Jerman, Belanda dan Finlandia. Artinya ini merupakan tahun pertama GP Belanda absen setelah 71 tahun menggelar Grand Prix.

TT Assen, Belanda, pertama kali menggelar GP sejak 1925. Sempat berhenti di era Perang Dunia II selama enam tahun pada 1939-1945. Kemudian sejak itu selalu menggelar balapan sejak 1949.

Baca juga: Setelah Jerman, GP Assen Belanda Terancam Mundur Lagi

Usai pengumuman dari MotoGP, pihak Assen membuat pengumuman. Mengatakan sedih karena tahun ini sirkuit berumur 90 tahun. Tapi pembatalan ini perlu untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau corona.

"Sayangnya, karena perkembangan terakhir dan konsekuensi dari krisis corona dunia, TT Assen ke-90 akan ditunda hingga Juni 2021. Tentu saja, organisasi TT Circuit Assen sangat kecewa, tetapi itu adalah keputusan yang masuk akal selama ketidakpastian ini," tulis pihak Assen dikutip dari Crash.net, Kamis (30/4/2020).

Dovi mengatakan karakter sirkuit Assen tidak cocok dengan Ducati.MotoGP Dovi mengatakan karakter sirkuit Assen tidak cocok dengan Ducati.

Dalam keterangannya, pihak Assen mengatakan kesehatan para penggemar dan semua pihak lain yang terlibat adalah prioritas utama. Tiket yang sudah dibeli akan tetap berlaku tahun depan.

"Sejak 1925, dengan pengecualian antara 1940 - 1945, Assen selalu ada di kalender. Tidak adanya balapan pada 2020 adalah jeda yang menyedihkan untuk sejarah kita yang indah dan termasyhur," tulis Assen.

Baca juga: Dovi Bilang Assen Tunjukkan Kelemahan Ducati

Tiap tahun tak kurang 165.000 orang yang menyaksikan MotoGP Assen selama tiga hari berturut-turut. Dengan 105.000 pengunjung pada hari minggu saat balapan, yang mana merupakan rekor terbanyak tahun lalu.

“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah menerima banyak reaksi yang menghangatkan hati dari penggemar, dari Belanda dan luar negeri. Itu sangat memotivasi kami. Sungguh luar biasa melihat dan mendengar betapa dalamnya TT terletak di hati penggemar motorsport," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X