Mulai Besok, Pengendara yang Melanggar Aturan PSBB di Surabaya Bakal Ditindak

Kompas.com - 30/04/2020, 03:22 WIB
Hari kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, arus lalu lintas di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Bundaran Waru, terpantau lancar, Rabu (29/4/2020). Meski kendaraan terlihat padat, arus lalu lintas terpantau lancar. Dok. Ditlantas Polda JatimHari kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, arus lalu lintas di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Bundaran Waru, terpantau lancar, Rabu (29/4/2020). Meski kendaraan terlihat padat, arus lalu lintas terpantau lancar.
Penulis Ari Purnomo
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah diterapkan di tiga wilayah di Jawa Timur seperti Surabaya, Gresik dan Sidoarjo akan terus dilakukan evaluasi.

Hingga saat ini, petugas yang melakukan razia di berbagai titik di check point belum memberikan sanksi kepada para pengendara yang melanggar aturan PSBB.

Sanksi baru akan diterapkan mulai 1 Mei 2020 sesuai dengan aturan yang ada pada PSBB.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan, untuk saat ini para pengendara yang kedapatan tidak mematuhi aturan masih diberikan imbauan saja.

Baca juga: Macet di Bundaran Waru Warnai PSBB Surabaya Hari Pertama

“Saat ini masih sekadar imbauan kepada yang melakukan pelanggaran, tetapi nanti tetap akan ada sanksinya,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Posko check point Bundaran Waru, perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (29/4/2020), dijaga ketat petugas gabungan daei kepolisian, TNI, dan jajaran Pemerintah Kota Surabaya.Dok. Pemkot Surabaya Posko check point Bundaran Waru, perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (29/4/2020), dijaga ketat petugas gabungan daei kepolisian, TNI, dan jajaran Pemerintah Kota Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budi menambahkan, mulai 1 Mei 2020 bagi para pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melanggar akan mendapatkan sanksi dari petugas.

“Untuk sanksinya adalah dengan memberikan teguran pada para pelanggar,” ucapnya.

Seperti halnya di DKI Jakarta, penindakan pelanggar PSBB di wilayah Jatim juga tidak akan dikenakan sanksi berupa pemberian bukti pelanggaran atau tilang.

“Kalau tilang tidak ada, sanksinya hanya teguran saja,” tuturnya.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Rp 50 Jutaan yang Bisa Didapat dengan Cara Lelang

Meski hanya melalui teguran, diharapkan sanksi ini bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama yang melanggar aturan PSBB untuk lebih mematuhi tata tertib yang ada.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.