Macet di Bundaran Waru Warnai PSBB Surabaya Hari Pertama

Kompas.com - 28/04/2020, 14:24 WIB
Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020) Dok. Pemkot SurabayaKemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020)
Penulis Ari Purnomo
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepadatan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru, Surabaya tepatnya perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo. Kondisi itu terjadi di hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Selasa (28/4/2020) pagi.

Bahkan kepadatan ini kendaraan ini diperkirakan mencapai panjang hingga satu kilometer. Antrea  kendaraan ini baru bisa diurai oleh petugas gabungan lebih kurang satu jam kemudian.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Rp 50 Jutaan yang Bisa Didapat dengan Cara Lelang

Wadirlantas Polda Jawa Timur (Jatim), AKBP Pranatal Hutajulu saat dihubungi Kompas.com mengatakan, bahwa kepadatan lalu lintas di Bundaran Waru terjadi sekitar pukul 07.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB.

“Hal ini disebabkan karena masih banyak masyarakat yang beraktivitas padahal sudah diberlakukan PSBB. Ini terjadi karena banyak juga perusahaan yang tidak dalam pengecualian boleh buka tapi masih beroperasi,” ucapnya.

Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020).Dok. Dishub Surabaya Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat masyarakat tetap beraktivitas meskipun di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo sudah diberlakukan PSBB.

“Seharusnya kan perusahaan yang tidak dikecualikan sudah tutup tapi ini masih buka. Padahal, dalam pemeriksaan kemarin kami juga selektif dan prioritas saja hanya kendaraan plat luar L dan W saja,” ujarnya.

Beruntung kepadatan yang terjadi tidak berlangsung lama dan segera bisa diurai sehingga lalu lintas bisa kembali lancar seperti semula.

Baca juga: Punya Uang Rp 70 Jutaan Bisa Dapat Mobil Lelang Tahun Muda

“Kalau panjang kepadatan kendaraan lebih kurang satu kilometer dan untuk mengurai itu membutuhkan waktu lebih kurang satu jam dan bisa normal kembali,” katanya.

Pranatal pun berharap, perusahaan atau tempat usaha yang tidak mendapat pengecualian selama PSBB untuk sementara menghentikan aktivitas dulu.

Salah satu titik cek poin di exit tol Kebomas yang sudah dilakukan simulasi pada akhir pekan kemarin.Dok. Satlantas Polres Gresik Salah satu titik cek poin di exit tol Kebomas yang sudah dilakukan simulasi pada akhir pekan kemarin.

Sehingga, pemberlakuan PSBB ini bisa berjalan maksimal dan menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Semuanya harus patuh aturan PSBB agar kurvanya (penyebaran virusnya) segera turun,” ucapnya.

Baca juga: Untung Rugi Beli Mobil Bekas dengan Cara Lelang

Sementara itu, mengenai aturan dalam penerapan PSBB sendiri Wadirlantas menyampaikan, secara garis besar sama dengan aturan yang diterapkan di wilayah lainnya.

“Secara garis besarnya sama, dan nanti juga akan ada penindakan jika yang melakukan pelanggaran,” ujar Pranatal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.