Deretan Motor Lawas yang Harganya Semakin Mahal

Kompas.com - 18/04/2020, 13:44 WIB
Deretan motor-motor lawas siap jual yang dipajang di lokasi Pasar Jongkok Otomotif (Parjo), di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (7/4/2018). Kompas.com/Alsadad RudiDeretan motor-motor lawas siap jual yang dipajang di lokasi Pasar Jongkok Otomotif (Parjo), di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (7/4/2018).
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Harga sepeda motor tidak selalu dipengaruhi tahun perakitan atau pembuatannya.

Bisa saja, harga motor lawas yang sudah tidak lagi diproduksi harganya bisa lebih mahal dibandingkan dengan motor baru yang sudah menggunakan teknologi terbaru.

Biasanya, semakin banyak yang mencari serta terbatasnya barang yang ada akan membuat harga motor bisa menjadi sangat tinggi.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Corona, Servis Motor Bisa Dilakukan di Rumah

Berikut ini sejumlah motor lawas yang harganya semakin tinggi di pasaran.

Honda Win

Tren Honda Win 100 terus meningkatKompas.com/Donny Tren Honda Win 100 terus meningkat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Motor yang dikenal sebagai kendaraan dinas pak lurah ini pertama kali dipasarkan pada tahun 1984 oleh PT Federal Motor.

Saat awal kemunculannya, tampilan Win sangatlah sederhana, tidak ada embel-embel 100 pada stripingnya.

Kuda besi yang juga pernah digunakan oleh Si Doel ini mengusung kode MCB dan tersedia dalam dua tipe yakni on road dan semi trail.

Irfan Farid, pemilik toko Roda Gila 99, tren Win 100 atau yang akrab juga disebut Win Cepek ini ada dua aliran yakni orisinil dan modifikasi.

Baca juga: Selama PSBB, Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah Lewat Online, Ini Caranya

Sebelum kembali populer, motor ini harganya hanya kisaran Rp 2,5 juta sampai Rp 3 jutaan, dengan kondisi bahan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X