Strategi Salon Mobil selama PSBB, Mobil Konsumen Dijemput Towing

Kompas.com - 12/04/2020, 14:22 WIB
proses coating KOMPAS.com / nandaproses coating

JAKARTA, KOMPAS.com - Demi mengurangi penyebaran virus corona, pemerintah daerah menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota mulai Jumat (10/04/2020). PSBB akan diterapkan selama 14 hari atau sampai 23 April 2020 (dapat diperpanjang).

Dari ketentuan yang akan diterapkan selama PSBB, ada beberapa jenis sektor usaha yang tetap beroprasi selama PSBB Jakarta.

Di antaranya, sektor kesehatan, sektor pangan, sektor energi, sektor komunikasi, sektor keuangan dan perbankan, sektor logistik, sektor kebutuhan sehari-hari, dan sektor industri strategis.

Hal ini membuat beberapa sektor usaha bidang jasa seperti salon mobil menerapkan jasa towing guna mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

Baca juga: Selama PSBB Jakarta, Taksi dan Online Maksimal Angkut 2 Orang

Seperti yang dilakukan Detail BOX Jakarta Selatan, Owner Detail BOX, Bagus Galih Puernomo, mengatakan, selama PSBB diberlakukan Detailbox tetap buka namun hanya diperuntukan bagi mereka yang sudah melakukan reservasi.

"Selama PSBB, Detail BOX tutup untuk umum dan tidak lagi menerima pelanggan untuk datang kecuali yang sudah melakukan reservasi. Pekerjanya pun hanya karyawan yang tinggal di mess dan tidak bisa kemana-mana, kalau karyawan yang lain sudah diliburkan dari tanggal 1 April kemarin," ujar Galih kepada Kompas.com, Minggu (12/04/2020).

Galih melanjutkan, "bagi pelanggan yang ingin melakukan pekerjaan detailing dan pengecatan, Detail BOX menerapkan pick up dan delivery service. Selain itu juga kami memberikan pembersihan mobil dari virus dan bakteri menggunakan alat fogging dan spray disinfektan secara cuma-cuma bagi mobil yang kami kerjakan."

Hal tersebut dilakukan Galih sebagai bentuk dukungan pencegahan penyebaran virus, karena menurutnya virus bisa bertahan lebih lama di dalam kabin mobil.

Ilustrasi Coating MobilKOMPAS.com / Aditya Maulana Ilustrasi Coating Mobil
Hal yang sama juga dilakukan oleh Art Shine Bintaro. Head of Marketing Art Shine, Sandi Dwi Putra, mengatakan, meski daerahnya belum diberlakukan PSBB, namun ia tetap melakukan berbagai upaya pecegahan demi memutus rantai penyebaran virus corona.

“Meski di daerah kami belum diberlakukan PSBB, namun kita sudah menutup Art Shine untuk publik dan hanya melakukan pengerjaan bagi mereka yang sudah melakukan reservasi. Karena kebanyakan custumer kita juga berasal dari jakarta," ujar Sandi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/04/2020).

Selama Manajemen PSBB Art Shine tidak memperbolehkan para custumer ke Art Shine, jadi mobil custumer diantar jemput menggunakan towing.

Sandi melanjutkan, jasa yang ditawarkan selama PSBB hanya detailing dan coating, sedangkan untuk jasa cuci mobil, tutup untuk sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Jumlah Penumpang Juga Diatur pada Angkutan Barang Selama PSBB Jakarta

Sementara hal berbeda diterapkan oleh Owner 28 Autodetailing, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Adhimasya Trinanda, ia mengatakan sudah melakukan penutupan total bagi custumer yang ingin melakukan cuci mobil atau detailing dan coating.

“Sebelum diberlakukan PSBB kita sudah menutup tempat cuci mobil dan hanya menerima kerjaan yang memang sudah dilakukan janji sebelumnya, dan itu dibatasi hanya untuk 5 mobil setiap harinya. Namun, saat status PSBB sudah dikeluarkan oleh pemerintah kita langsung tutup total,” ujar Adhi.

Meski Adhi mengakui bahwa pendapatanya mengalami penurunan hingga 50 persen sejak diberlakukan WFH, namun ia tetap memilih untuk menaati imbauan pemerintah demi mengutamakan keselamatan seluruh pekerja dan custumernya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X