Kompas.com - 06/04/2020, 16:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa orang beranggapan jika ingin mengemudi mobil sebaiknya dimulai dengan mobil bertransmisi manual, karena dinilai lebih memiliki manfaat.

Anggapan tersebut tidak salah, namun tidak sepenuhnya benar juga.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan, belajar mobil menggunakan transmisi manual memang bukan suatu keharusan, tetapi memang direkomendasikan.

“Manfaat yang paling dirasakan yaitu melatih feeling dalam menginjak gas dan kopling. Sebab ini dasar dan dia tahu kapan harus mengganti presneling,” kata Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kenapa Lampu Kabin Mobil Harus Mati saat Berkendara Malam Hari?

Posisi kaki kiri tengah menginjak kopling saat mengendarai mobil bertransmisi manual.Youtube/Maxresdefault Posisi kaki kiri tengah menginjak kopling saat mengendarai mobil bertransmisi manual.

Jusri melanjutkan, banyak yang akan diperoleh dan bisa menjadi bekal untuk pengemudi baru jika menguasai tiga pedal, yaitu gas, kopling dan rem pada mobil manual.

Dimana ketiga pedal tersebut tidak ada pada mobil matik, karena pada mobil matik hanya terdapat gas dan rem.

Baca juga: Kapan Waktu Tepat Mengganti Minyak Rem Mobil?

“Kemampuan dalam mengatur gas dan kopling, dalam mobil kondisi permukaan licin misalnya, kita memerlukan pengaturan gas yang sensitif. Hal tersebut tidak akan kita dapat pada mobil transmisi matik,” kata Jusri.

Meskipun demikian, Jusri menekankan bukan menjadi sebuah keharusan belajar mobil menggunakan transmisi manual.

Sebab, banyak di negara maju, sekolah mengemudi sudah tidak menyediakan mobil manual.

“Tidak ada keharusan mereka membawa mobil manual sebagai mobil pertama. Karena di sekolah mengemudi di luar negeri sudah tidak ada, mobil manual dianggap usang dan hanya keperluan hobi, bahkan truk saja sudah menggunakan transmisi matik,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.