Cegah Virus Corona, Ini Pentingnya Bawa Helm Sendiri Saat Naik Ojol

Kompas.com - 31/03/2020, 19:42 WIB
Pengemudi ojek online memakaikan helm kepada penumpangnya di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi ojek online memakaikan helm kepada penumpangnya di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, sejumlah masyarakat masih ada yang harus beraktivitas seperti biasa. Tak jarang mereka menggunakan ojek online ( ojol) sebagai alat mobilitas sehari-hari.

Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, penumpang ojek online telah diimbau untuk membawa helm sendiri.

Seperti diketahui, helm yang disediakan ojek online tidak bisa kita ketahui telah mendapat sterilisasi atau belum. Sehingga membawa helm sendiri jadi langkah bijak untuk mencegah penyakit.

Baca juga: Sabun Bayi Ampuh Tangkal Virus Corona pada Kabin Mobil

Ilustrasi pengendara sepeda motor yang menggunakan maskerKOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Ilustrasi pengendara sepeda motor yang menggunakan masker

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC), mengatakan, saat berkendara dengan motor ada kemungkinan kita terpapar oleh droplet orang lain.

“Bisa saja droplets pengendara di depan Anda yang batuk atau bersin, terbawa angin dan mengenai wajah dan saluran pernafasan Anda, sehingga terdapat kemungkinan Anda dapat tertular Covid-19,” ujar Marcell, kepada Kompas.com (31/3/2020).

Oleh sebab itu, penting juga bagi Anda untuk menggunakan masker dan helm yang dilengkapi windshield atau visor untuk menghalau droplet hingga debu saat berkendara di jalan.

“Selain dapat meminimalisir risiko cidera saat terjadi laka lantas, juga dapat terhindar dari infeksi Covid-19. Setidaknya dengan ini masyarakat juga membiasakan diri memakai helm,” kata Marcell.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X