Tak Semua Mobil Punya, Ini Kode Unik Transmisi Otomatis

Kompas.com - 31/03/2020, 14:01 WIB
Transmisi Otomatis Xpander Stanly/KompasOtomotifTransmisi Otomatis Xpander
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbeda dengan transmisi manual yang ditandai dengan angka, transmisi otomatis memiliki sejumlah huruf, yang menandai fungsi berbeda sesuai dengan penggunaannya.

Umumnya transmisi otomatis punya fungsi P (Park), R (Reverse), N (Neutral), dan D (Drive) yang merupakan kode wajib di transmisi otomatis.

Namun selain itu, ada juga kode unik yang dimiliki beberapa jenis transmisi otomatis. Kode unik ini bukan sekadar hiasan, tapi punya fungsi kegunaan tersendiri.

Baca juga: Sabun Bayi Ampuh Tangkal Virus Corona pada Kabin Mobil

Tombol shift lock di mobil Toyota Calya.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Tombol shift lock di mobil Toyota Calya.

Pertama adalah shift lock, fitur ini berguna saat pengemudi hendak melakukan parkir paralel. Agar mobil bisa didorong dan tak menghalangi mobil lainnya saat mesin mati, transmisi harus ditempatkan di N.

“Kalau shift lock bentuknya tombol, Anda tinggal menekannya, lalu sambil ditahan, geser tuas transmisi dari P ke N,” ujar Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, kepada Kompas.com belum lama ini.

“Tapi kalau bentuknya lubang, Anda tinggal colokkan kunci ke dalam lubang tersebut lalu geser tuas transmisi dari P ke N,” katanya.

Baca juga: Harga Toyota Starlet Bisa Tembus Ratusan Juta Rupiah

Tombol Overdrive di mobil matik konvensional Tombol Overdrive di mobil matik konvensional

Kedua, yaitu tombol O/D (overdrive). Saat tombol ini ditekan biasanya simbol O/D Off akan muncul di layar informasi.

“Artinya transmisi tidak bekerja dengan seluruh perbandingan gigi yang tersedia. Misal pada mobil 4-percepatan, transmisi bekerja hingga rasio gir ketiga saja,” ucap Hermas.

Menurutnya, fitur ini berguna saat pengemudi ingin menyalip kendaraan di depannya. Misal saat melaju di jalan tol, atau saat ingin menambah engine brake di jalan menurun di pegunungan.

Baca juga: Di Rumah Saja, Bersihkan Jamur Kaca Mobil dengan Soda

Ilustrasi paddle shift Ilustrasi paddle shift

Ketiga ada tombol +/-, yang artinya transmisi otomatis itu bisa dioperasikan seperti transmisi manual.

“Biasanya disebut juga dengan transmisi triptonic, pengemudi bisa mengatur posisi gigi sesuai keinginannya. Tombol plus dan minus ini ada juga yang ditempatkan di setir (paddle shift),” kata Hermas.

Terakhir, di sistem transmisi kadang juga tersedia pilihan mode berkendara seperti Sport dan Eco. Mode Sport memberikan rasa berkendara lebih agresif, sementara Eco cenderung lebih halus untuk mengejar konsumsi BBM yang irit.

Baca juga: Akibat Corona, Penjual Motor Bekas Terpaksa Turunkan Harga

Mazda CX-3 memiliki tombol short cut untuk pergantian mode berkendara di transmisinyaGridOto.com/Rianto Prasetyo Mazda CX-3 memiliki tombol short cut untuk pergantian mode berkendara di transmisinya

“Lewat mode ini transmisi akan dipindahkan oleh komputer dengan putaran mesin yang lebih tinggi. Putaran mesin yang dijaga berefek pada kemampuan akselerasi pertengahan yang baik,” ujarnya.

“Kebalikan dengan Sport, mode Eco yang difungsikan untuk efisiensi BBM lebih hemat, melakukan perpindahan gigi secepat mungkin di putaran mesin yang masih rendah,” ucap Hermas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X