Ini Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pemilik Ninja 2-Tak

Kompas.com - 06/03/2020, 17:42 WIB
Kawasaki Ninja 2-tak RR 150 dipajang di diler Surapita Unitrans, Surabaya. Motor ini sekarang menjadi barang langka. KompasOtomotif-Donny AprilianandaKawasaki Ninja 2-tak RR 150 dipajang di diler Surapita Unitrans, Surabaya. Motor ini sekarang menjadi barang langka.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasaki Ninja 150 RR atau Ninja 2-tak bisa dibilang menjadi seped motor yang banyak digemari pecinta roda dua, khususnya yang suka dengan motor kencang.

Dalam perawatan motor sport ini, tentunya paling penting adalah pelumas atau oli, baik oli mesin atau oli samping.

Erky Manurung, Wakil Ketua Ninja Owner Club (NOC), mengatakan, sebelum memutuskan untuk memelihara Ninja 2-tak, sebaiknya pahami dan pelajari dulu motor. Jangan sok tahu, baru mengerti sedikit, lalu coba utak-atik sendiri.

Baca juga: Biaya Restorasi Ninja 150 RR, Siapkan Minimal Rp 10 Juta

"Biasanya sih, yang sering terjadi adalah menyetel oli samping. Sebagian orang bilang setel oli samping menjadi lebih boros tarikan motor lebih bertenaga. Selain itu, Super KIPS juga tidak macet. Padahal, itu semua salah," ujar Erky, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Kawasaki Ninja 150 RRIstimewa Kawasaki Ninja 150 RR

Erky menambahkan, sebenarnya dengan standar pabrik pun tidak masalah. Jika oli samping dibuat lebih boros, menurut Erky, masalah yang diakibatkan pun bisa merembet ke bagian lainnya.

"Komponen lainnya bisa ikut bermasalah, seperti busi mati, gaswool sering basah, Super KIPS jadi cepat kotor, dan lainnya," kata Erky, yang juga membuka bengkel ERK Speed di bilangan Matraman, Jakarta Timur.

Baca juga: Kisaran Harga Kawasaki Ninja 150 RR, Paling Murah Rp 15 Jutaan

Kesalahan umum lainnya yang sering dilakukan pemilik Ninja 2-tak, menurut Erky, adalah jarang mengganti oli mesin secara rutin.

Padahal, penggantian oli mesin untuk motor sport ini sama seperti motor lainnya, yakni tiap 1.500 km atau sebulan sekali.

"Banyak yang menganggap remeh, mentang-mentang 2-tak, ganti oli mesin tidak rutin," ujar Erky.

Erky menjelaskan, dampak buruk yang ditimbulkan jika tidak rutin mengganti oli mesin pada Ninja 2-tak dapat berakibat mesin jadi cepat panas, kampas koplis mudah aus, dan bisa merembet ke bagian lainnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X