Waspada, Jalan Berlubang Bisa Tiba-tiba Amblas

Kompas.com - 02/03/2020, 18:42 WIB
Petugas menyambung saluran pipa PDAM di jalan ambles Daan Mogot kilometer 22, Tanah Tinggi Kota Tangerang, Senin (13/1/2020). KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPetugas menyambung saluran pipa PDAM di jalan ambles Daan Mogot kilometer 22, Tanah Tinggi Kota Tangerang, Senin (13/1/2020).

JAKARTA, Kompas.com - Jalan amblas yang terjadi di Daan Mogot yang baru saja terjadi membuat seluruh pengendara baik mobil ataupun motor harus semakin waspada terhadap kondisi jalan.

Pasalnya, jalan berlubang memang bisa membesar bahkan menyebabkan lubang yang besar. Biasanya, hal ini terjadi di jalan raya dan daerah sekitar bangunan yang memiliki serapan air sedikit.

Training Director Safety Defensive Consultan, Sony Susmana, mengatakan, kondisi ini merupakan bencana alam yang tidak akan pernah diketahui kapan terjadi.

Baca juga: Fortuner Bekas Lebih Dicari ketimbang Pajero Sport

“Perlu dicatat, proses jalan berlubang menjadi besar tidak akan bisa di prediksi kapan terjadi, karena ini sudah termasuk bencana alam bukan kesalahan manusia, jadi tergantung daya dukung tanahnya,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com, Senin (02/03/2020)

Terkait kejadian ini, Sony menyampaikan beberapa tips untuk pengemudi jika terjebak di jalan berlubang atau amblas.

Suasana mengemudi Daihatsu Copen.Febri Ardani/KompasOtomotif Suasana mengemudi Daihatsu Copen.

“Pengemudi harus duduk sempurna untuk dapat fokus dengan kondisi sekeliling, karena dengan posisi duduk yang sempurna,” ujar Sony.

Baca juga: Mobil Terlaris Januari 2020, Brio Kejar Avanza, Xpander Tertinggal

Pengemudi yang melewati jalan berlubang diharapkan untuk tetap fokus dan jangan panik, selalu cek sekeliling melalui kaca spion. 

“Lihat apa ada yang tidak normal dengan kendaraan dan sekitarnya, karena permukaan jalan yang amblas biasanya proses terjadinya secara perlahan-lahan,” kata Sony.

Jika pengemudi sudah merasa keanehan dengan kondisi jalan, Sony menegaskan sebaiknya pengemudi maupun penumpang harus segera mengambil keputusan.

“Ada waktu sekitar lima sampai 10 detik untuk evakuasi dengan cara menyelamatkan penumpang terlebih dahulu (melepas sabuk pengaman), dan segera minta mereka keluar menjauh dari kendaraan dan mencari tempat yg aman (area yang luas, terbuka dan rata),”

Sony mengingatkan, kejadian ini hanya berlangsung sepersekian detik, maka dari itu setiap pengemudi dituntut untuk selalu waspada.

"Tips paling utama adalah jangan panik, selalu waspada dan segera merespon jika tiba-tiba sesuatu yang tidak diinginkan terjadi," ujar Sony.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X