4 Penyebab Keausan Ban Mobil Tidak Merata

Kompas.com - 29/02/2020, 13:22 WIB
Ilustrasi sokbreker mobil www.kwikkarrichardson.comIlustrasi sokbreker mobil
Penulis Ari Purnomo
|

Selain cara mengemudi, tingkat keausan ban juga dipengaruhi beban yang dibawa oleh kendaraan. Semakin berat beban yang dibawa otomatis akan sangat berpengaruh pada umur karet ban.

“Untuk kendaraan tertentu misal MPV, bobot kendaraan lebih ke belakang kalau muatannya penuh, jadi kenapa keausan ban tidak rata itu alasannya,” kata Zulpata.

Di samping itu, beban kerja ban juga berpengaruh pada tingkat kausan. Seperti beban berat pada bagian roda depan yang bekerja maksimal saat berbelok atau bermanuver.

Hal tersebut juga mempengaruhi umur karet pembungkus pelek tersebut.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Isi Tekanan Udara Ban Pakai Nitrogen Bikin Mobil Nyaman?

Kondisi kaki-kaki mobil

Tidak bisa dipungkiri jika kondisi kaki-kaki mobil juga akan berdampak pada tingkat keausan ban. Seperti keseimbangan ban juga kestabilan kaki-kaki saat digunakan untuk berjalan.

Maka dari itu, saat melakukan rotasi atau pemindahan ban perlu dilakukan spooring atau pun balancing pada kaki-kaki. Hal ini ditujukan agar umur ban bisa habis secara merata antara ban depan, belakang, kanan maupun kiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tekanan udara

Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.huffingtonpost.com Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.

Kadang banyak yang menyepelekan tekanan udara pada ban. Padahal, selain bisa berbahaya saat dikendarai karena bisa menyebabkan pecah ban, tekanan udara ternyata juga berpengaruh pada keausan ban.

Baca juga: Bolehkah Mencampur Nitrogen dengan Udara Biasa pada Ban?

Maka dari itu, Zulpata menyarankan agar tekanan udara pada ban harus disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan kendaraan. Dengan begitu, maka umur ban bisa lebih terjaga.

“Tekanan udara pada ban yang tidak sesuai juga mempengaruhi umur dan keausan ban,” ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.