Plus Minus Beli Kendaraan dengan Harga Off The Road

Kompas.com - 24/02/2020, 15:33 WIB
Ilustrasi jual beli mobil SHUTTERSTOCKIlustrasi jual beli mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Umumnya, agen pemegang merek (APM) kendaraan bermotor di Indonesia melalui diler resmi akan menawarkan produk terbaiknya kepada calon konsumen dengan harga on the road ( OTR).

Hal ini bertujuan agar calon konsumen tidak perlu lagi dipusingkan dengan urusan dokumen jalan dan biaya tambahannya.

Sebab, harga OTR merupakan harga mobil atau motor beserta biaya pengurusan kelengkapan surat jalan seperti BPKB, STNK, dan pajaknya.

Namun pada produk tertentu, APM hanya memberikan harga off the road. Maksudnya, seluruh pengurusan dan biaya dokumen jalan dilimpahkan kepada calon konsumen. Pada kasus ini, biasanya kendaraan jadi sedikit lebih murah.

Baca juga: Cara Urus Surat Kendaraan yang Dibeli dengan Harga Off The Road

Suasana pameran otomotif di BCA Expoversary 2020 dio ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2020). Pameran dalam rangka memperingati HUT ke-63 BCA digelar serentak di tiga kota Jakarta, Surabaya, Makassar.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Suasana pameran otomotif di BCA Expoversary 2020 dio ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2020). Pameran dalam rangka memperingati HUT ke-63 BCA digelar serentak di tiga kota Jakarta, Surabaya, Makassar.

"Pembelian kendaraan dengan OTR itu semua pengurusan surat dilimpahkan ke biro jasa melalui diler. Tentu, ada tambahan biaya administrasi yang harus dibayarkan. Namun kalau off the road, pemilik mengurus hal tersebut sendiri (tanpa biaya administrasi tambahan)," kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Nyoman Yogi kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (24/2/2020).

"Bila dikatakan sedikit lebih murah, mungkin saja. Kami juga tidak melarang cara atau metode pembelian kendaraan yang digunakan sah saja, asalkan didaftarkan dan legal digunakan di jalan," ujarnya lagi.

Meski demikian, lanjut Yogi, kendaraan yang dibeli dengan status off the road relatif lebih lama turun surat atau dokumen jalannya. Apalagi jika pemilik sibuk dan sulit untuk datang ke Samsat.

Baca juga: Beli Kendaraan dengan Status Off The Road Benar Lebih Murah?

Warna baru SUzuki GSX-R 150 diperlihatkan di lantai pameran Suzuki roda dua di GIIAS 2018Arie Dwinov Warna baru SUzuki GSX-R 150 diperlihatkan di lantai pameran Suzuki roda dua di GIIAS 2018

"Pengurusan dokumen sebenarnya cukup sederhana, tapi memang harus datang ke Samsat setempat. Bagi orang yang sibuk, bisa lebih lama (dibanding kendaraan yang dibeli secara OTR). Kalau selalu penuhi panggilan, mungkin satu minggu selesai. Relatif sih," ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan Direktur Inovasi Bisnis dan Pemasaran PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy. Namun untuk memudahkan konsumennya, seluruh diler resmi Honda menjual produk dengan status OTR.

"Memang kendaraan yang off the road itu lebih murah karena belum ditambah BBN-KB dan sebagainya. Tapi saat diurus semua, tidak jauh berbeda (selisih harganya). Diler kami selalu jual secara OTR yang berarti sudah ada plat nomornya, jadi aman dan konsumen tak perlu bingung lagi mengurus dokumen jalan," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X