Jangan Biasakan Nyetir Nyeker, Bahaya!

Kompas.com - 17/02/2020, 17:22 WIB
Ilustrasi menyetir mobil travelers.comIlustrasi menyetir mobil

DEPOK, KOMPAS.com – Menyetir mobil merupakan kegiatan yang biasa dilakukan. Namun ketika menyetir, masih ada yang belum sesuai dengan standar keselamatan, bahkan bisa membahayakan.

Salah satu kebiasaan yang tidak sesuai standar keselamatan yaitu menyetir tanpa alas kaki. Marcell Kurniawan, Training Director dari The Real Driving Centre (RDC) mengatakan, menyetir wajib menggunakan alas kaki.

“Menyetir wajib gunakan sepatu atau sandal yang terikat dengan baik, bukan sendal jepit. Hal tersebut dikarenakan saat mengemudi, kaki perlu grip yang baik dengan pedal yang ada,” ucap Marcell kepada Kompas.com, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Ini Biaya Resmi Bikin Baru dan Perpanjangan SIM

Posisi kaki kiri tengah menginjak kopling saat mengendarai mobil bertransmisi manual.Youtube/Maxresdefault Posisi kaki kiri tengah menginjak kopling saat mengendarai mobil bertransmisi manual.

Kalau grip kaki dengan pedal tidak baik, bisa terjadi slip dan bisa membahayakan. Oleh karena itu, ketika menyetir tidak disarankan untuk telanjang kaki, menggunakan sendal jepit atau sepatu hak tinggi.

“Ketika grip antara kaki dan pedal kurang, nanti slip dan bisa menyebabkan situasi yang berbahaya. Contohnya, seharusnya injak pedal rem, malah terlepas karena kaki yang licin,” kata Marcell.

Menyetir menggunakan sepatu bisa mengurangi risiko cedera ketika terjadi kecelakaan. Cedera akan lebih parah pada kaki dan jari-jarinya bila tabrakan frontal, karena kaki tidak terlindungi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X