Mobil Bekas Banjir, Harganya Bisa Turun sampai Rp 20 Jutaan

Kompas.com - 07/02/2020, 06:32 WIB
Sejumlah mobil terendam banjir akibat hujan yang mengguyur di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan kedepan, hujan disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOSejumlah mobil terendam banjir akibat hujan yang mengguyur di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan kedepan, hujan disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Banjir bisa menyebabkan sejumlah kerugian bagi pemilik kendaraan. Selain bikin mobil menjadi rusak, juga bikin harga jual ikut anjlok. Istilahnya jangan harap bisa untung banyak kalau menjual mobil yang sudah terendam air.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan mobil bekas banjir jika langsung dijual, harganya bakal terjun bebas.

Menurutnya, penurunan harga tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab kondisi pasar mobil bekas saat ini memang sedang kurang bergairah.

Baca juga: Respons Honda Soal Fitur Yamaha NMAX Bisa Koneksi ke Ponsel

Ilustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020Dok. Otomotif Group Ilustrasi mobil melintas genangan saat banjir Jakarta awal tahun 2020

“Biasanya bakal diambil pedagang dengan harga di bawah pasaran. Pasar kan sedang kurang bagus, harganya pasti murah. Ditambah mobil bekas banjir, makin turun harganya,” katanya kepada Kompas.com Kamis (6/2/2020).

Ia mengilustrasikan, Toyota Avanza 2012 yang saat ini dihargai sekitar Rp 100 jutaan, jika mobil itu bekas banjir dalam kondisi sampai masuk ke kabin, bisa turun 10 sampai 20 persen.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 70 Jutaan, Bisa Dapat CR-V hingga BMW

Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjirKompas.com/Dio Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjir

Herjanto menambahkan, penurunan harga juga bisa terjadi meski pemilik mobil sudah memperbaiki kendaraannya. Sebab, pedagang bisa mendeteksi apakah pernah terendam banjir atau belum.

“Bisa lebih murah Rp 15 juta sampai Rp 20 juta dari harga pasaran. Meskipun sudah diperbaiki, tetap tidak bisa kembali 100 persen kan, pasti lama-lama ada saja yang tidak berfungsi normal,” ujarnya.

Mobil Mewah Bisa Lebih Anjlok

Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar Mobil yang terendam di basement Tamani Kafe, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).

Penurunan paling parah, lanjut Herjanto, akan terjadi pada mobil premium yang sudah computerized. Contoh kendaraan seperti ini ialah Toyota Camry, Honda Civic, semua model Lexus, dan lainnya.

"Mobil mewah seperti itu akan turun sampai 50 persen dari harga pasar. Tidak bisa bayangkan mobil sport seperti Lamborghini, Porsche, McLaren, itu kalau tidak asuransi akan jadi berapa harga jual kembalinya," kata dia.

Kondisi interior mobil yang baru habis terendam banjir.Mivecblog.com Kondisi interior mobil yang baru habis terendam banjir.

Penentuan turunnya harga jual kendaraan pasca-banjir tergantung pada kondisi. Jika genangan air sempat merendam seluruh mobil, harganya tentu akan semakin anjlok. Apalagi jika mobil sudah turun mesin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X