Kamera Tilang Elektronik Siap Dipasang di JLNT Casablanca

Kompas.com - 03/02/2020, 18:44 WIB
JLNT Casablanca Pengendara memutar balik motornya setelah mengetahui ada petugas kepolisian di ujung JLNT Casablanca arah Kampung Melayu, Selasa (25/7/2017).JLNT Casablanca
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) untuk sepeda motor sudah berlangsung selama dua hari. Selama itu pula, polisi sudah merekam ratusan pemotor yang terbukti melanggar lalu lintas.

Dari hasil pengembangan, Polda Metro Jaya juga merencanakan bakal menambah sejumlah kamera lagi yang akan ditempatkan pada beberapa jalur potensial pelanggaran lalu lintas.

Salah satunya di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan. Seperti diketahui, meski sudah sering dilarang tapi jalur ini menjadi lintasan favorit pemotor untuk menghindari kemacetan di lintasan bawah.

Baca juga: Ratusan Sepeda Motor Terekam Tilang Elektronik di Hari Pertama

Kendaraan melintasi Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Senin (30/12/2013). JLNT sepanjang 3,4 kilometer yang terdiri dari tiga paket proyek pembangunan, yaitu Jalan Casablanca, Prof Dr Satrio, dan KH Mas Mansyur, resmi dibuka hari ini. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kendaraan melintasi Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Senin (30/12/2013). JLNT sepanjang 3,4 kilometer yang terdiri dari tiga paket proyek pembangunan, yaitu Jalan Casablanca, Prof Dr Satrio, dan KH Mas Mansyur, resmi dibuka hari ini. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

"Kami akan lakukan secara bertahap untuk penambahannya. Kita cari lokasi-lokasi yang rawan, salah satu titik yang jadi lokasi ke depan adalan JLNT Casablanca. Itu nanti akan kami pasang," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf kepada Kompas.com, Senin (3/2/2020)

Tidak hanya itu, Yusuf menjelaskan untuk jenis kamera ETLE yang digunakan di JLNT Casablanca akan bersifat portabel. Fungsinya agar mudah untuk dipindah-pindahkan sebelum nantinya dipermanenkan.

Baca juga: Penindakan Tilang Elektronik Motor Dimulai Besok

"Kalau memang perlu dilakukan penindakan ETLE di tempat-tempat yang dianggap rawan pelanggaran kita pakai portabel dulu, jadi bisa berpindah-pindah sebelum nantinya dipermanenkan," ucap Yusuf.

Pengendara motor masih nekad melintas di JLNT Casablanca dan memutarbalikkan kendaraannya ketika melihat anggota polantas yang berjaga, Kamis (15/3/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Pengendara motor masih nekad melintas di JLNT Casablanca dan memutarbalikkan kendaraannya ketika melihat anggota polantas yang berjaga, Kamis (15/3/2018).

Selama dua hari penerapan tilang elektronik untuk motor, polisi sukses merekam 341 pelanggar lalu lintas. Dari jumlah tersebut, jenis pelanggaran paling mendominasi adalah pemotor yang menerobos masuk ke jalur Transjakarta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X