Komunitas Kendaraan Listrik Bicara Soal Pembebasan Tarif BBNKB

Kompas.com - 01/02/2020, 12:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melambaikan tangan saat konvoi menggunakan kendaraan elektrik di Festival Langit Biru, Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2019). Kampanye tersebut bertujuan mengenalkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan guna mengurangi polusi udara. KOMPAS.com/M ZAENUDDINGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melambaikan tangan saat konvoi menggunakan kendaraan elektrik di Festival Langit Biru, Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2019). Kampanye tersebut bertujuan mengenalkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan guna mengurangi polusi udara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi membebaskan pemilik kendaraan listrik dari kewajiban membayar pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBNKB). Keputusan tersebut mendapat tanggapan positif dari Komunitas Sepeda/ Motor Listrik ( Kosmik).

Hendro Sutono, anggota aktif Kosmik, mengatakan, dirinya dan teman-teman Kosmik lainnya senang dengan insentif yang diberikan pemerintah.

Baca juga: 5 Pabrikan yang Punya Motor Listrik tapi Masih Sangsi

"Memang insentif seperti itu yang kita tunggu. Kita berharap, langkah ini bisa mendorong pertambahan pengguna kendaraan listrik," ujar Hendro, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Komparasi motor listrik, Viar Q1, ECGO-2 dan Elvindo Rama KOMPAS.com/Gilang Komparasi motor listrik, Viar Q1, ECGO-2 dan Elvindo Rama

Hendro menambahkan, kalau infrastruktur, menurut dirinya PLN sudah sejak lama membangun SPKLU dan akan terus bertambah. Selain itu, pengguna motor listrik juga tidak terlalu khawatir untuk mencari sumber listrik.

Baca juga: Motor Listrik Tidak Sepenuhnya Bebas Perawatan

"Sebenarnya, kalau untuk pengguna kendaraan listrik roda dua, kita tidak terlalu pusing dengan infrastruktur dan harga. Untuk infrastruktur, kan bisa dicolok atau dicas di mana saja. Tidak perlu fast charging atau daya yang terlalu besar," kata Hendro.

Sedangkan dari segi harga, menurut Hendro harga motor listrik masih terjangkau. Dengan harga di bawah Rp 20 jutaan sudah bisa dapat kendaraan listrik.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X