Tanda Mesin Motor Alami Overheat, Indikator Suhu Menyala

Kompas.com - 14/01/2020, 08:12 WIB
Lampu indikator akan menyala berwarna merah, jika air radiator akan habis. Ghulam Muhammad NayazriLampu indikator akan menyala berwarna merah, jika air radiator akan habis.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Rata-rata sepeda motor keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan indikator panas suhu mesin. Fungsinya, bisa memberikan informasi kepada pemilik motor tentang kondisi jantung pacu.

Fitur tersebut memiliki peran cukup penting, sehingga pemilik motor jangan sampai mengabaikan. Intinya, jika indikator sudah menyala berwarna merah di panel speedometer sebaiknya segera lakukan pengecekan, karena pasti ada yang bermasalah pada bagian mesin.

Pasalnya, jika dibiarkan dan motor tetap digunakan akibatnya bisa merusak sampai merusak jantung pacu.

Menurut Service Advisor (SA) AHASS Raharjo Motor Banyuanyar, Solo Jawa Tengah Sarjono, apabila indikator suhu mesin sudah menyala berarti kondisi mesin sudah panas.

Baca juga: Kenapa Ban Cadangan Mobil Bentuknya Lebih Kecil?

“Dan kalau kendaraan tetap dipaksa berjalan, maka bisa terjadi overheat sehingga bisa berdampak pada kondisi mesin,” ujarnya saat ditemui KOMPAS.com, Senin (13/1/2020).

Bahkan, lanjutnya, jika sudah parah motor itu harus turun mesin. Hal ini disebabkan panas yang berlebihan sudah membuat kerusakan pada sektor jantung pacu.

Cover radiator pada motor sportOtomania/Setyo Adi Cover radiator pada motor sport

“Rusak semuanya, mulai dari silinder, piston, stang piston jadi harus turun mesin. Dan biayanya juga cukup besar mencapai jutaan rupiah,” kata dia.

Selama ini, Sarjono pernah menangani motor konsumen yang mengalami masalah serupa. Pemilik motor itu tidak sadar dan mengabaikan ketika indikator suhu mesin menyala, dan tetap dipaksa jalan.

“Sering kejadian seperti itu, jadi saat diisi cairan radiator selalu habis. Dan oleh pemiliknya tetap dipakai jalan, sehingga kerusakannya parah sampai harus turun mesin,” kata Sarjono.

Maka dari itu, pria yang akrab disapa Jono ini menyarankan, jika pengendara sudah melihat indikator suhu mesin menyala, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan. Pertama lakukan pengecekan pada cairan radiator.

Baca juga: Angkot Full AC Bakal Masuk Wilayah Pemukiman

“Biasanya cairan radiatornya habis, jadi kalau indikator ini menyala sebaiknya dicek tampungan cairan radiator. Kalau habis atau di bawah batas minimal bisa ditambah,” ucapnya.

Bagian mesin motor skutikOtomania/Setyo Adi Bagian mesin motor skutik

Menurutnya, memastikan kondisi cairan pendingin wajib hukumnya untuk mesin yang menggunakan radiator. Mengingat, keberadaan cairan tersebut sangat penting untuk menjaga suhu mesin agar tidak terjadi overheat.

“Tetapi, kalau nanti diisi lagi dan indikator masih menyala berarti ada masalah di sekitar radiator. Bisa waterpump, selang tersumbat atau permasalahan lainnya,” ucap dia.

Baca juga: Saat Motor Parkir, Sebaiknya Pakai Standar Samping atau Tengah?

Makanya, lanjut Jono jika ada konsumen yang mengeluhkan mengenai indikator tersebut pihaknya langsung melakukan pengecekan secara menyeluruh. Hal ini untuk memastikan bahwa kondisi radiator dan perangkat pendukungnya tidak bermasalah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X